Rabu, Mei 27, 2026
spot_img

DBH Dibelikan Motor Inventaris, Sebagian Kades Menolak dan Sindir Pemda

Situasi pemerintahan desa di Kabupaten Karawang Jawa Barat tengah dihangatkan dengan intruksi Pemda Karawang yang memotong anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) pajak desa yang dipaksakan untuk dibelikan inventaris sepeda motor Kades.

Dengan harga sepeda motor Rp 34 juta plus Rp 400 ribu untuk anggaran logo pemda dengan jenis Honda PCX, setiap Pemdes menyetorkan Rp 35 juta kepada dealer tertentu.

Bahkan kabar menyebutkan ada isu ‘cash back’ oleh oknum pejabat tertentu di dalam persoalan intruksi pemda yang memaksakan membeli inventaris sepesa motor Kades dari anggaran DBH ini.

Berita Lainnya  Ditarget Rampung Juni 2026, Warga Minta JPO Stasiun Bekasi Dilengkapi Fasilitas Lift untuk Mudahkan Disabilitas

Sebagian Kades menolak kebijakan pemda ini (DBH dibelikan sepeda motor inventaris Kades). Pasalnya, anggaran pembangunan desa ludes, lantaran dibelikan inventaris sepeda motor ini.

Salah seorang Kades yang menolak kebijakan Pemda ini adalah Endang Macan Kumbang, Kades Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya.

Endang menilai, pembelian sepeda motor untuk inventaris kades ini tidak urgen. Karena DBH diangka Rp 30 jutaan tersebut sebenarnya bisa digunakan untuk kepentingsn lain yang lebih manfaat untuk masyarakat. Yaitu seperti pembangunan SDM, pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan lain-lain.

Berita Lainnya  Adukan Kades Sumurkondang, LBH Laskar NKRI Bakal Kembali Surati DPMD Karawang

“Kalau pemerintah mau ngasih invetaris untuk kades ya pakai APBD, jangan dari DBH.
Ulah hayang paminter hak desa dipotong (jangan nyari pujian tapi hak desa dipotong),” tuturnya, Sabtu (5/4/2025).

Endang juga menyindir, jika Bupati Karawang ingin memberikan support untuk kinerja Kades dengan membelikan kendaraan inventaris, maka seharusnya tidak memakai DBH yang sudah menjadi hak desa yang sudah diatur dalam Undang-undang.

“Kalau bupati mau memberikan invetaris untuk kinerja kades agar lebih baik dalam rangka memberikan support, ya harusnya pakai APBD,” katanya.

“Dulu waktu zaman Bupati Ade Swara bisa ngasih mobil pakai APD. Ini ngapain pakai DBH,” sindir Endang.

Berita Lainnya  Diduga Masih Pekerjakan THL, Pejabat PUPR 'Kangkangi' Kebijakan Bupati

Disampaikannya, Kades memang butuh kendaraan operasional, tetapi bukan berarti anggarannya harus mengambil dari DBH. Karena DBH adalah sumber anggaran desa untuk kepentingan pembangunan masyarakat.

“Masih banyak kebutuhan desa yang belum terkaper. Dadi pada seorang kades gagah pakai motor dari hasil DBH, nya jeung naon,” sindir Endang lagi.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bakal Surati Prabowo, Fraksi Golkar Minta MBG Tak Ambil Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar di MPR RI Melchias Markus Mekeng meminta dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengambil anggaran pendidikan dalam Anggaran...

Fortusis Jabar Minta Kejelasan Program ‘Sekolah Maung’

BANDUNG - Kelompok pemerhati pendidikan Jawa Barat bersama Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Jawa Barat meminta kejelasan arah dan keberlanjutan program Sekolah Manusia Unggul...

Sebut Masyarakat Sumbar ‘Suku Barbar’, Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) resmi melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri. Laporan ini terkait pernyataan...

Karawang Tidak Boleh Kehilangan Jari Diri sebagai ‘Kota Lumbung Padi’, Bupati Aep : 86.170 Hektar LP2B Dikunci

KARAWANG - Memiliki lahan pertanian seluas 86.170 hektar yang telah 'dikuci' dalam Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), atau sekitar 87% dari Lahan Baku...

Dugaan Pencabulan Anak di Karawang, Kuasa Hukum Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka dan Tahan Terduga Pelaku

KARAWANG - Hampir setahun lebih, tepatnya memakan waktu hingga 14 bulan, penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak berinisial CZ (6), dikabarkan mulai mengalami titik...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan