Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Cekcok Rebutan Lahan Parkir, Ketua Ormas di Bekasi Ditangkap

Video memperlihatkan seorang pria mengaku anggota ormas dan warga cekcok mulut di Cibitung, Kabupaten Bekasi. Percekcokan dipicu rebutan lahan parkir.

Percekcokan itu terekam video amatir dan viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, seorang pria berjaket hitam dan bertopi terlihat adu mulut dengan dua orang warga yang menjaga parkiran.

Dinarasikan bahwa pria berjaket itu adalah dari sebuah ormas. Disebut-sebut, pelaku datang menemui tukang parkir dan meminta warga tersebut untuk menyetor kepadanya.

Peristiwa itu terjadi di sebuah parkiran lapak pecel lele di Kampung Selang Cironggeng RT 001 RW 004, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (1/6/2025) sore.

Berita Lainnya  Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

Kapolsek Cikarang Barat AKP Tri Bintang Baskoro mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti kejadian viral itu. Pelaku ditangkap.

“Pelaku satu orang inisial N alias K. Dia ketua ormas Maung Jagat Nusantara,” kata Bintang dalam keterangannya, Kamis (5/6).

Bintang menjelaskan, tersangka N alias K sejak awal Mei 2025 datang menemui penjaga parkiran di lokasi tersebut. Dia menawarkan kepada tiga orang saksi untuk menjaga parkir di lokasi dengan syarat harus menyetor uang kepadanya.

“Tersangka N menawarkan pekerjaan menjaga parkir di TKP dengan syarat menyetorkan uang Rp 25 ribu per hari, kemudian saksi HS, SE, dan IU menyepakati hal itu,” jelasnya.

Berita Lainnya  Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya - Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

Ketiga saksi tersebut kemudian menjaga parkiran di lokasi. Awalnya setoran uang keamanan Rp 25 ribu berjalan lancar.

“Hingga kemudian pembayaran uang keamanan tersebut tersendat dikarenakan cuaca yang sering hujan dan sepi pengunjung,” ucapnya.

Karena pembayaran tersendat, pada 24 Mei 2025, tersangka N alias K menyuruh ketiga saksi untuk berhenti menjaga parkir di tempat tersebut.

“Namun, pada hari Minggu, 1 Juni 2025, sekira jam 15.30 WIB, ketiga saksi kembali datang ke tempat parkir untuk memarkir kendaraan di tempat tersebut, yang mana tak lama kemudian datang tersangka dan berkata ‘jangan ngerecokin parkiran’ dan tak lama kemudian pergi meninggalkan TKP,” katanya.

Berita Lainnya  Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

Pada hari yang sama berselang setengah jam kemudian, tersangka N alias K menuduh saksi HS membawa senjata tajam. HS menyangkal hingga kemudian terjadi cekcok mulut.

“Setelah cekcok mulut, akhirnya Saudara N alias K pergi meninggalkan TKP. Berselang 15 menit kemudian kembali datang Saudara N alias K, yang mana saat itu Saudara N alias K langsung meminta maaf dan ketiga saksi tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Sumber : Detik

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan