Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Biasa Kerja Cepat, KDM Tak Sabar Ingin Segera Dilantik

BANDUNG | OPINIPLUS.COM | – Gubernur Jawa Barat terpilih Kang Dedi Mulyadi (KDM) sepertinya tak sabar ingin segera dilantik untuk bisa memulai bekerja menata Jawa Barat.

“Karena saya biasa bekerja dengan cepat. Tapi seluruh kecepatan itu kan tergantung pada penetapan kapan dilakukan pelantikan,” kata Kang Dedi Mulyadi, Sabtu (11/1/2025).

Namun demikian, KDM masih harus menunggu kabar dari pemerintah tentang kapan jadwal pelantikan yang pasti. Termasuk ia juga belum mengetahui apakah pelantikannya akan digabung dengan hasil Pilkada yang melakukan gugatan ke MK.

Berita Lainnya  Pemerintah Harus Hadir untuk Memastikan Perlindungan Terhadap Kekerasan Perempuan dan Anak

“Kami masih menunggu akan dilaksanakan kapan, apakah dipisah yang tidak ada gugatan ke MK lebih dulu atau digabung menunggu seluruh gugatan itu selesai. Itu kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah,” katanya.

Untuk pekerjaan pertama yang akan dilakukan di Jabar, KDM ingin ikut menyukseskan program ketahanan pangan dan program memberi makanan bergizi gratis (MBG) bagi siswa.

Pihaknya juga ingin mendorong penyelesaian berbagai masalah infrastruktur di Jawa Barat, juga menyelesaikan dampak dari bencana yang ada di Sukabumi dan Cianjur.

Berita Lainnya  Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik, Pemkab Bekasi Tandatangani MoU PSEL dengan Danantara

“Dan selanjutnya juga saya ingin berbagai problem di Jawa Barat, walaupun masih dalam masa transisi bisa secara bersama-sama diselesaikan,” ucapnya.

Diketahui, DPRD Provinsi Jabar telah melaksanakan rapat paripurna dengan agenda Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (10/1/2025) malam WIB.

Setelah pengumuman dan penetapan, DPRD Jabar akan mengusulkan kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk pelantikan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar definitif.

Berita Lainnya  Kepala SPPG Bisa Dijerat Hukum, Jika...?

Soal waktu pelantikan, Pemprov Jabar juga masih menunggu arahan pemerintah pusat.

“Nanti akan segera diproses oleh DPRD ke Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri untuk selanjutnya dilantik,” ucap Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. (Dbs)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Ada Oknum Jual Nama KDM, Abang Ijo : “Bang Jo Khodam-nya Dedi Mulyadi”

PURWAKARTA - Terkait persoalan piutang pribadi yang sedang dipersoalkan Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, kabar teranyar menyebutkan ada oknum yang mengatasnamakan utusan Gubernur...

Kejari Karawang Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Penyaluran KPR pada BTN ke PT. BAS

KARAWANG - Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karawang tengah melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada...

Warga Cijambe – Subang Gempar Temuan Bayi Perempuan Dibuang di Semak-semak

SUBANG - Warga Dusun Cisalak RT 36 RW 05, Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, mendadak gempar setelah ditemukan seorang bayi perempuan di semak-semak...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan