Selasa, September 15, 2026
spot_img

Biasa Kerja Cepat, KDM Tak Sabar Ingin Segera Dilantik

BANDUNG | OPINIPLUS.COM | – Gubernur Jawa Barat terpilih Kang Dedi Mulyadi (KDM) sepertinya tak sabar ingin segera dilantik untuk bisa memulai bekerja menata Jawa Barat.

“Karena saya biasa bekerja dengan cepat. Tapi seluruh kecepatan itu kan tergantung pada penetapan kapan dilakukan pelantikan,” kata Kang Dedi Mulyadi, Sabtu (11/1/2025).

Namun demikian, KDM masih harus menunggu kabar dari pemerintah tentang kapan jadwal pelantikan yang pasti. Termasuk ia juga belum mengetahui apakah pelantikannya akan digabung dengan hasil Pilkada yang melakukan gugatan ke MK.

Berita Lainnya  Lewat Program 'Karawang Cerdas', Bupati Karawang Raih Penghargaan di Bidang Pendidikan

“Kami masih menunggu akan dilaksanakan kapan, apakah dipisah yang tidak ada gugatan ke MK lebih dulu atau digabung menunggu seluruh gugatan itu selesai. Itu kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah,” katanya.

Untuk pekerjaan pertama yang akan dilakukan di Jabar, KDM ingin ikut menyukseskan program ketahanan pangan dan program memberi makanan bergizi gratis (MBG) bagi siswa.

Pihaknya juga ingin mendorong penyelesaian berbagai masalah infrastruktur di Jawa Barat, juga menyelesaikan dampak dari bencana yang ada di Sukabumi dan Cianjur.

Berita Lainnya  Pastikan Bantuan Pompanisasi Bermanfaat bagi Petani, Mentan Amran Sidak Sawah di Kota Lumbung Padi

“Dan selanjutnya juga saya ingin berbagai problem di Jawa Barat, walaupun masih dalam masa transisi bisa secara bersama-sama diselesaikan,” ucapnya.

Diketahui, DPRD Provinsi Jabar telah melaksanakan rapat paripurna dengan agenda Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (10/1/2025) malam WIB.

Setelah pengumuman dan penetapan, DPRD Jabar akan mengusulkan kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk pelantikan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar definitif.

Berita Lainnya  Wagub Erwan Minta Warga Jabar Tak ke Jakarta Ikut Demo

Soal waktu pelantikan, Pemprov Jabar juga masih menunggu arahan pemerintah pusat.

“Nanti akan segera diproses oleh DPRD ke Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri untuk selanjutnya dilantik,” ucap Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. (Dbs)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan