Sabtu, Februari 28, 2026
spot_img

BGN Tekankan Pengawasan Limbah Dapur SPPG di Purwakarta

PURWAKARTA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Sony Sonjaya, menegaskan pentingnya pengawasan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purwakarta agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Saat ini tercatat sebanyak 140 SPPG telah beroperasi di Purwakarta dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG). Sony mengingatkan agar keberadaan SPPG benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Keberadaan SPPG jangan sampai menimbulkan isu lingkungan. Tidak boleh ada air limbah berwarna dan berbau yang mengalir ke parit atau saluran air,” ujarnya saat memberikan pengarahan kepada para pengelola SPPG, Kamis (26/2).

Berita Lainnya  Demo Sempat Ricuh, Wabup Maslani Terima Aspirasi Mahasiswa PMII

Ia menekankan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) wajib berfungsi optimal. IPAL, menurutnya, bukan hanya sekadar kelengkapan fisik, tetapi harus dipastikan bekerja efektif mengolah limbah produksi.

Sony juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi. Jika ditemukan indikasi pencemaran dari residu produksi MBG, warga diminta segera melaporkan agar Dinas Kesehatan dapat melakukan pemeriksaan.

Selain pengelolaan limbah, Sony menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP). Ia menilai kasus gangguan kesehatan akibat konsumsi MBG umumnya terjadi karena kelalaian dalam pengecekan makanan.

Berita Lainnya  'Pemimpin Boneka', Kades Cilewo Didesak Mundur

“Makanan harus dipastikan laik dan segar sebelum diberikan. Jika tahapan ini dilewati, berarti SOP dilanggar,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein atau Om Zein menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat pengawasan dan pembinaan. Pelatihan penjamah makanan rutin dilakukan, termasuk koordinasi dengan ahli gizi dan kepala SPPG, guna memastikan sanitasi dan kebersihan tetap terjaga.

Di sisi lain, ia melihat program makan bergizi gratis sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah daerah mendorong agar kebutuhan bahan pangan SPPG dipasok oleh petani dan peternak lokal sehingga perputaran ekonomi tetap terjadi di Purwakarta.

Berita Lainnya  Bupati Aep Sidak THM, Pastikan Tidak Beroperasi Selama Ramadhan

Menurutnya, sektor pertanian saat ini menjadi salah satu dari tiga kontributor terbesar terhadap PDRB Purwakarta yang tumbuh 5,26 persen. Ia berharap optimalisasi program ini dapat semakin meningkatkan kontribusi sektor tersebut pada tahun mendatang.***

Sumber : https://lppl.purwakartakab.go.id/berita-purwakarta/140-sppg-di-purwakarta-diawasi-ketat-waka-bgn-tekankan-pengelolaan-limbah-dan-disiplin-sop/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Seskab Teddy : MBG di Anggaran Pendidikan Disetujui Banggar DPR, Ketuanya PDIP

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjawab soal polemik dana Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendidikan nasional yang belakangan disorot PDIP. Teddy...

Suap di Bea Cukai Jadi Biang Kerok Maraknya Rokok Ilegal

JAKARTA - KPK telah menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo, terkait kasus suap importasi...

Abang Ijo Singgung ‘Cawe-cawe’ Proyek dan Jabatan

KARAWANG - Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengaku ingin ada sikap saling menghargai antara dia dengan Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Selama menjabat...

Keuangan Daerah Tertekan, Dedi Mulyadi Pinjam Duit Rp 2 Triliun ke BJB

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 2 triliun ke PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk...

Natalius Pigai Tantang Guru Besar UGM Debat Soal HAM Live di TV

JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menantang Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar atau yang kerap disapa Uceng untuk debat...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan