Minggu, Agustus 2, 2026
spot_img

Kejari Subang Geledah Kantor Tersangka Korupsi Mafia Tanah Investasi PT. VinFast

SUBANG – Kejaksaan Negeri Subang bersama Polri dan TNI melakukan penggeledahan di kantor hingga kediaman tersangka kasus tindak pidana korupsi (tipidkor) mafia tanah negara. Kasus ini terkait investasi pabrik mobil listrik PT VinFast Automobile.

Penggeledahan ini dilakukan berdasarkan surat perintah Kepala Kejari Subang dan izin Ketua Pengadilan Negeri Subang. Petugas menyita sejumlah dokumen penting untuk keperluan penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Subang Dr. Noordien Kusumanegara menyampaikan, penggeledahan ini terkait perkara Tipidkor atas penjualan tanah negara yang merugikan keuangan negara dalam pelaksanaan investasi PT Vinfast Automobile, Selasa (24/2/2026).

Berita Lainnya  Ade Kunang Akui Terima Rp8,5 Miliar dari Sarjan, 'Katanya' Duit Pinjaman Pribadi, Bukan Gratifikasi

Penggeledahan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB menyasar sejumlah lokasi, termasuk Kantor Kecamatan Cibogo, Kantor Desa Cibogo, dan kediaman lima tersangka. Tersangka berinisial AM (Kepala Desa), TA (Ketua BPD), IS (Kepala Dusun), US (Bendahara Satgas), dan QK (Kasi Pemerintahan).

“Penggeledahan bertujuan untuk mencari dan mengamankan alat bukti yang relevan guna memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan,” katanya.

Tim penyidik akan memeriksa secara mendalam seluruh barang bukti yang disita. Kegiatan ini dilakukan dengan menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah serta hak-hak pihak yang berkepentingan.

Berita Lainnya  Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

Kajari memastikan penanganan perkara ini akan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menegaskan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Subang untuk memberantas praktik mafia tanah dan menindak pihak yang menghambat percepatan investasi.

Sebelumnya, Kejari Subang telah menetapkan lima perangkat Desa Cibogo sebagai tersangka praktik mafia tanah pada Kamis (12/2/2026). Mereka diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2.492.640.000. Jaksa telah memeriksa sedikitnya 70 orang saksi dalam penetapan tersangka tersebut.

Berita Lainnya  Yusril Minta Dedi Mulyadi Hentikan Sayembara Buru Begal: "Beresiko Warga Main Hakim Sendiri"

“Pengembangan terus dilakukan, apakah ada tersangka baru? Kita lihat saja dalam proses penanganannya,” tambah Kasipidsus, Bayu.***

Sumber : https://www.asatunews.co.id/kejari-subang-sita-dokumen-mafia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan lima oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang terlibat dalam kasus pungutan liar (pungli) terhadap...

Bukan Hanya Sekedar Masuk Senayan, PSI Miliki Target Besar di Pemilu 2029

KUPANG - Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo (Jokowi) mengungkap partainya memiliki target yang lebih besar pada Pemilu 2029. Menurutnya, target PSI...

MBG Disebut Habiskan Anggaran Negara, Kepala BGN Ngaku ‘Gemas’ Lihat Komentar di Medsos

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berarti menghabiskan seluruh anggaran negara atau menghentikan...

Cuma Gegara Curi Sayuran, Ibu ini Sampai Diikat di Tiang Listrik dan Sempat Dipukul

SAMARINDA - Seorang wanita di Samarinda, Kalimantan Timur, sempat diikat di tiang listrik setelah diduga mencuri sayuran milik pedagang di Pasar Segiri. Aksi tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan