Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Alasan Lahan Berisiko Bencana, USB SMA dan SMK di Karawang Batal Dibangun

KARAWANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan pembangunan unit sekolah baru (USB) jenjang SMA dan SMK di Kabupaten Karawang belum masuk dalam program tahun 2026.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan, penundaan tersebut disebabkan oleh persoalan kesiapan lahan yang dinilai berisiko bencana.

Mantan Bupati Purwakarta itu menerangkan, sejumlah lahan yang diusulkan untuk pembangunan sekolah berada di kawasan pesawahan dan memiliki potensi banjir.

Karena kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama Pemprov Jabar untuk menunda pembangunan.

Berita Lainnya  Siswa Pilot Berprestasi Karawang Jadi Tersangka Dugaan Penyelundupan 2 Buronan Internasional

“Kami sampaikan ya pembangunan SMA dan SMK di Karawang ditunda pembangunannya 2026 disebabkan karena areal tanah untuk pembangunannya merupakan areal pesawahan dan memiliki potensi banjir,” ujar Dedi dikutip dari Instagram pribadinya dan telah dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (30/1/2026).

Dedi menegaskan, pembangunan fasilitas pendidikan harus mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan peserta didik.

“Untuk itu kami menundanya sampai menunggu tersedianya lahan yang memenuhi syarat dan tidak berpotensi bencana,” katanya.

Penundaan tersebut terjadi di tengah kebutuhan sekolah menengah di Karawang.

Berita Lainnya  Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Karawang, terdapat empat kecamatan yang hingga kini belum memiliki SMA, baik negeri maupun swasta.

Keempat kecamatan tersebut yakni Purwasari, Cilamaya Kulon, Rengasdengklok, dan Cilebar.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan sekolah kepada Pemprov Jabar.

Lahan seluas lebih dari 9.000 meter persegi disiapkan di Kecamatan Cilamaya Kulon, serta lahan sekitar 1,2 hektare di Kecamatan Pangkalan.

Dedi menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Pemkab Karawang.

Pemprov Jabar akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mencari alternatif lokasi pembangunan yang lebih aman.

Berita Lainnya  Sebut Sarang Narkoba, Sejumlah Orang Kepung Rumah Kontrakan di Perumahan CKM, Ini Penjelasan Kapolresta Karawang

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih. Semoga dalam waktu dekat pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bicara dengan Bupati untuk bersama-sama mencari alokasi tanah yang aman, nyaman dan terjangkau oleh siswa yang akan menjadi peserta didik di sekolah tersebut,” pungkasnya.

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan