Sabtu, Juli 18, 2026
spot_img

Berulang Kali Diperbaiki, Kabel dan Panel PJU di Bekasi Kerap Dicuri

BEKASI – Komponen kabel NYY hingga panel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Bekasi kerap dicuri oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Akibatnya PJU sering mengalami gangguan korsleting.

Menyikapi persoalan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Agus Budiono mengatakan, maraknya pencurian membuat lampu PJU mati sesaat setelah perbaikan.

Ia kerap menerima laporan dari masyarakat terkait padamnya PJU, baik di Jalur Pantura maupun Jalan Inspeksi Kalimalang.

​”Kami menerima laporan PJU mati. Petugas ke lapangan lalu memang itu kabelnya hilang. Kemudian diganti, lalu besoknya mati lagi, ternyata dicuri lagi. Ada sekitar 350 meter panjangnya kabel,” kata Agus, dilansir dari RadarBekasi.id.

Agus menegaskan, stok komponen minor masih cukup untuk perbaikan cepat. Menurutnya, gangguan penerangan umumnya akibat pencurian kabel.

Berita Lainnya  Job Fair Kota Bekasi, 7 Ribu Pencaker Berebut 3,5 Ribu Loker di 50 Perusahaan

Selain itu, jumlah lampu PJU sampai saat ini belum ideal dibanding panjang jalan. Data Dishub, dengan total panjang jalan 946.997 meter, dibutuhkan sekitar 23.673 titik PJU. Namun, saat ini baru tersedia sekitar 9.905 titik.

“Sesuai standar, jarak antara tiang PJU 40 meter, sehingga idealnya terdapat 23.673 titik. Kekurangannya dengan yang ada saat ini sekitar 13.000 titik,” ucap Agus.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, Dishub tengah menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Kajian awal telah disusun bersama Bappenas, meski masih menunggu kesiapan internal daerah untuk masuk tahap teknis.

​”Tahapan selanjutnya sebenarnya masuk pada kajian secara teknis. Dari Bappenas telah meminta kesiapan dari pemerintah daerah, namun sepertinya masih perlu waktu. Sehingga saat ini untuk PJU masih kami lakukan pengadaan seperti biasa,” tuturnya.

Berita Lainnya  AKBP Fiki Novian Ardiansyah Jadi Kapolres Karawang Terakhir

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Bekasi, Deni Hendra, menyebut Jalan Inspeksi Kalimalang sebagai salah satu titik paling rawan pencurian. Kabel NYY dan panel yang hilang memiliki nilai jual tinggi di pasar gelap.

​”Dari wilayah KPU sampai perbatasan Karawang, banyak kabel PJU yang hilang,” ucap Deni.

Deni memaparkan, Dishub sering kali harus mengambil alih perbaikan meski lampu berada di jalan nasional, yang secara regulasi menjadi wewenang pusat. Perbaikan dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui media sosial maupun platform pengaduan Pemkab Bekasi.

Berita Lainnya  Minta Masyarakat Bersabar, Pemkab Bekasi Percepat Penanganan 4 Titik Longsor Jalan CBL

“Karena kesiapan dan kebutuhan di lapangan, kami tetap melakukan perbaikan menggunakan aset yang kami miliki. Setelah kami perbaiki, ternyata dicuri lagi, lalu masyarakat kembali komplain,” katanya.

​Guna memutus rantai pencurian, Dishub tengah mengkaji penggantian kabel dengan material yang kurang bernilai jual bagi pencuri. Selain itu, koordinasi dengan kepolisian dilakukan untuk menjerat pelaku.

“Kami sedang mempelajari apakah masih akan menggunakan kabel NYY atau mencari alternatif lain. Kalau terus pakai jenis yang sama, setelah diperbaiki kemungkinan besar akan hilang lagi,” tandas Deni.***

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

BANJAR - Seorang anggota DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, periode 2024–2029 berinisial ARM ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi...

Penuhi Janji Kampanye Pilkada, Aep – Maslani Bersiap Bagikan LKS Gratis

KARAWANG - Program buku LKS gratis untuk siswa SD dan SMP segera diluncurkan Pemkab Karawang dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, H. Aep Syaepuloh...

Rapat Banggar DPRD Riau Ricuh, Anggota Dewan Nyaris Adu Jotos

RIAU - Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau yang berlangsung di Ruang Medium DPRD Riau berakhir...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan