Senin, Mei 18, 2026
spot_img

Bagikan Spanduk Gratis, GOKAR Dukung UMKM Karawang

KARAWANG – Suasana Kantin Pemda Karawang pagi ini tampak berbeda. Deretan kios para pedagang terlihat lebih rapi dan menarik setelah sejumlah spanduk baru mulai terpasang di bagian depan lapak mereka. Warna dan identitas usaha yang lebih jelas membuat area kantin terasa lebih hidup, sekaligus memudahkan pembeli mengenali setiap pedagang.

Perubahan sederhana itu hadir melalui program pembagian spanduk gratis yang digagas GOKAR / Go Karawang sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di lingkungan Kantin Pemda Karawang.

Bagi para pedagang, spanduk bukan sekadar media promosi. Lebih dari itu, spanduk menjadi identitas usaha yang membantu lapak mereka terlihat lebih profesional, tertata, dan mudah dikenali masyarakat.

Melalui program tersebut, GOKAR ingin mendorong semangat para pedagang kantin agar terus berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis. Dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara layanan transportasi lokal dengan pelaku UMKM di Karawang.

Berita Lainnya  KADIN Karawang Dorong Penilaian PTSP dan PPB Secara Objektif demi Perbaikan Iklim Investasi

Salah seorang pedagang Kantin Pemda, Roben, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian GOKAR terhadap pedagang kecil. Menurutnya, bantuan spanduk gratis tersebut sangat bermanfaat bagi para pedagang dalam mempercantik tampilan kios.

“Kami sangat berterima kasih kepada GOKAR karena sudah peduli terhadap pedagang kecil di Kantin Pemda. Dengan adanya spanduk gratis ini, kios-kios jadi terlihat lebih bagus, rapi, dan lebih mudah dikenali pembeli. Mudah-mudahan program seperti ini bisa terus berjalan,” ujar Roben, Senin (18/5/2026).

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan bahwa program pembagian spanduk gratis ini merupakan bagian dari komitmen GOKAR dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang saling menguatkan.

Berita Lainnya  Grand Opening Pabrik Kawat Baja, Bupati Subang Berharap Perusahaan Serap Tenaga Kerja Lokal

Menurutnya, GOKAR tidak hanya hadir sebagai layanan transportasi online asli Karawang, tetapi juga ingin menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mendukung UMKM dan masyarakat lokal.

“GOKAR lahir dari Karawang dan untuk Karawang. Karena itu, kami ingin keberadaan GOKAR tidak hanya dirasakan oleh driver dan pengguna layanan, tetapi juga oleh para pelaku UMKM. Pembagian spanduk gratis ini adalah langkah kecil, namun kami berharap bisa memberi manfaat nyata bagi pedagang,” ujar Syuhada Wisastra.

Ia menambahkan, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, masyarakat, dan layanan transportasi lokal perlu terus diperkuat.

“Kami ingin GOKAR ikut bersinergi menuju Karawang maju. Salah satunya dengan membantu UMKM agar lebih kuat, lebih dikenal, dan lebih percaya diri dalam menjalankan usahanya. Semangat kami adalah dekat, bersahabat, dan tumbuh bersama masyarakat Karawang,” tambahnya.

Berita Lainnya  Disdag Bekasi Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Pasar Induk Cibitung Aman

Program sosial pembagian spanduk gratis ini menjadi salah satu langkah GOKAR dalam mempererat hubungan dengan masyarakat. Ke depan, GOKAR berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberi dampak langsung, khususnya bagi pelaku UMKM, komunitas lokal, dan masyarakat Karawang.

Dengan semangat “GOKAR Menuju Karawang Maju, Bersinergi Membangun UMKM Kuat Karawang”, GOKAR berharap kehadirannya dapat menjadi bagian dari perjalanan Karawang dalam membangun ekonomi lokal yang lebih mandiri, kuat, dan berdaya saing.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Suap Ade Kunang, Terdakwa Sarjan Divonis 3,3 Tahun Penjara

BANDUNG - Terdakwa penyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kusawara Kunang dan ayahnya HM Kunang, Sarjan terlihat tidak menaiki mobil tahanan setelah menjalani sidang vonis...

MAKI Sentil Pembelaan Nadiem Via Opini Medsos

JAKARTA - Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku penasaran dengan strategi pembelaan hukum yang akan disampaikan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...

Cabuli Santriwati, Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Diamankan Polisi

GARUT - Seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Garut - Jawa Barat, berinisial AN, dipolisikan setelah diduga mencabuli salah seorang santriwati. Saat ini, lelaki...

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan