KARAWANG – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengaku ingin ada sikap saling menghargai antara dia dengan Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Selama menjabat sebagai wabup, dia mengaku tak pernah meminta jatah proyek dan tak pernah ikut cawe-cawe dalam penempatan pejabat.
Pernyataan itu diungkapkannya melalui postingan video di akun Instagram miliknya, Jumat (26/2/2026). Ungkapan Wabup Purwakarta ini sebagai respons atas isu terjadinya friksi dengan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang saat ini menjadi perbincangan publik.
“Saya dan bupati sudah punya komitmen sebelum dilantik. Yang saya minta, saling menghargai, tak minta proyek, tak minta cawe-cawe dalam penempatan jabatan, sampai detik ini juga. Bahkan selama satu tahun ini saya sabar. Ada yang bilang wabup itu ban serep. Tidak apa-apa, saya pendam saja,” ujar Bang Ijo dengan bahasa yang dicampur dengan Bahasa Sunda.
Dikatakannya, bupati dan wabup memiliki tugas masing-masing. “Saya ditugaskan sebagai pimpinan untuk membantu Bapak Bupati. Selama satu tahun, saya menempatkan diri siap diperintah,” ujarnya.
Dia mengaku sudah diingatkan agar tidak memposting hal-hal yang sensitif di media sosial. “Karena itu, saya tidak memposting apa pun di TikTok pribadi saya. Saya tidak berkomentar dan tidak berbicara soal hal-hal yang bisa menimbulkan polemik” imbuhnya.
Bang Ijo menjelaskan soal pernyataan sebelumnya yang mengaku tak dilibatkan dalam posisinya sebagai wabup. Dikatakannya, itu sebagai respons dari postingan salah satu akun mengenai minimnya tingkat kepuasan publik atas kinerja Binzein-Ijo selama setahun menjabat.
Bang Ijo mengatakan, selama ini dia dan Bupati Binzein dalam kondisi baik-baik saja. Komunikasi masih berjalan. “Jangan dijadikan masalah besar,” ujarnya.
Ke depan, dia ingin ada intensitas komunikasi yang lebih baik dengan bupati. Dia akan meminta penjelasan kepada bupati mengenai kebijakan-kebijakan yang sedang dilaksanakan bupati. Tujuannya agar dia juga bisa menjelaskan saat menerima pertanyaan dari publik.
”Supaya bisa meringankan beban bupati, ke depan saya akan lebih bawel. Agar ketika ada pertanyaan mengenai infrastruktur, penggunaan anggaran, program pendidikan, maupun program kesejahteraan, saya bisa menjawabnya dengan jelas,” imbuhnya.
Dia berharap tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepemimpinan Binzein-Ijo bisa ditingkatkan.***
Sumber : iNews Purwakarta









