Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Pemkab Karawang Gelar Operasi Pasar Bersubsidi

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) sebagai langkah antisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Selasa 16 Desember 2025, pagi.

Di Desa Pangulah Baru, disiapkan 652 paket. Sementara di Wancimekar, jumlahnya lebih banyak 1.000 paket. Warga yang berhak membeli adalah mereka yang ber-KTP Karawang. Aturannya jelas dan pelaksanaannya tertib.

Satu paket Opadi berisi kebutuhan dasar rumah tangga, diantaranya beras premium 3 kilogram, minyak goreng premium 1 liter, gula pasir SNI 1 kilogram, dan tepung terigu 1 kilogram.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Karawang Apresiasi Hadirnya GOKAR untuk Penguatan Ekonomi Lokal

“Jika dibeli di pasar, nilainya mencapai Rp96.700 per paket. Namun melalui Opadi, masyarakat cukup membayar Rp40.000,” kata Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE.

Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp56.700 per paket, atau sekitar 58 persen. Selisih harga itu yang menjadi penyangga, agar dapur warga tetap berasap di tengah potensi gejolak harga.

Bupati Aep menyampaikan bahwa kondisi harga bahan pokok di Karawang hingga kini relatif terkendali. Meski demikian, ia mengakui terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.

Berita Lainnya  Bupati Aep Apresiasi 'Gerobak Nyai', Semoga Bermanfaat bagi Para Pelaku UMKM

“Alhamdulillah masih terkendali di Karawang. Memang ada kenaikan di ayam dan telur. Insya Allah menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab akan berupaya keras untuk mengendalikan harga di pasaran,” ujarnya.

Operasi pasar ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah hadir lebih awal, sebelum harga benar-benar melambung. Menjaga stabilitas harga, menjaga daya beli, dan menjaga ketenangan warga, terutama di akhir tahun.***

Sumber Prokompim Karawang

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

BEM Bersatu Duga Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

JAKARTA - Aliansi mahasiswa yang menamakan diri BEM Bersatu menduga ada oknum mantan petinggi militer, yakni Jenderal TNI (Purnawirawan) SS di balik gerakan penolakan...

Lagi, Ayah di Karawang Perkosa Anak Kandung, Korban Sempat Melawan Tapi Tak Berdaya

KARAWANG - Belum juga reda rasa sedih dan amarah publik terhadap kasus pencabulan balita perempuan usia 3 tahun oleh ayah kandungnya J (39), warga...

Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

PURWAKARTA - Kasus kematian Yogi Saleh, seorang pejabat Pemkab Purwakarta - Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik terkait pertanyaan apakah Kepala Bidang Pengelolaan Aset...

Detik-detik Mahasiswa Teriaki Budiman Sudjatmiko ‘Pengkhianat Reformasi’

JAKARTA - Kericuhan mewarnai jalannya diskusi publik yang digelar platform Total Politik di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026)...

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan