Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Bupati Aep Pimpin Langsung Pembongkaran Bangli di Interchange Karawang Barat

KARAWANG – Diawali dengan gelar apel pasukan yang melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Jasa Marga hingga personel di tingkat kecamatan, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung proses pembongkaran bangunan liar di sepanjang jalur Interchange Karawang Barat.

Bupati Aep menyampaikan, secara SOP proses pembongkaran bangli ini sudah dilakukan, yaitu dari mulai surat teguran satu, dua hingga tiga. Diakuinya, masih ada beberapa bangli yang belum mendapatkan teguran untuk dibongkar. Dan tentu proses penertiban akan terus dilakukan.

Sesuai dengan amanah Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang menginginkan setiap akses gerbang tol terlihat rapih, Bupati Aep menegaskan bahwa sebenarnya tanggungjawab Pemkab Karawang adalah menata jalur Interchange Karawang Timur. Sementara jalur Interchange Karawang Barat merupakan tanggungjawab Pemprov Jabar.

Berita Lainnya  Desak Usut Mafia Pembiayaan Kredit Perumahan, Arya Mandalika Demo Sendirian di Bank BTN Karawang

Namun demikian Bupati Aep menegaekan, untuk hal teknis penertiban dan pembongkaran bangli, Pemkab Karawang tetap akan terlibat langsung di Interchange Karawang Barat.

“Kemarin alhamdulillah Pak Gubernur sudah menyelesaikan masalah normalisasi. Dan hari ini kita tertibkan bangli-bangli di Interchange Karawang Barat,” tutur Bupati Aep, Rabu (26/11/2025).

Atas pembongkaran bangli ini, Bupati Aep berharap agar masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak menempati tanah yang bukan hak miliknya. Karena ditegaskannya, tanah di sepanjang jalur Interchange Karawang Barat ini merupakan milik Jasa Marga yang sudah ada MoU dengan Pemkab Karawang untuk penataannya.

Berita Lainnya  UHC Terancam Dicabut, Ratusan Massa Geruduk Kantor Pemkab Purwakarta

“Saya sudah ngobrol dengan Pak Sekda, untuk tahun depan ada anggaran sekitar kurang lebih Rp 20 miliar untuk merapihkan Karawang Barat. Termasuk Karawang Timur, semua akan kita kerjakan, jadi rapih semuanya,” kata Bupati Aep.

Diketahui, proses pembongkaran dan penertiban bangli di Interchange Karawang Barat ini melibatkan 247 personel yang terdiri dari:

* Satpol PP Provinsi: 40 personel
* Binamarga Provinsi: 6 personel dan 2 unit alat berat
* Satpol PP Kabupaten Karawang: 105 personel
* Polres Karawang: 37 personel
* Kodim: 10 personel
* Polisi Militer: 4 personel
* Kejaksaan: 2 personel
* Dishub: 6 personel
* Dinas PUPR: 3 personel
* Kecamatan Tanjung Barat: 3 personel
* Kecamatan Tanjung Timur: 3 personel
* PLN: 6 personel
* Jasamarga: 4 personel
* Desa Margakarya: 2 personel
* Desa Wadas: 2 personel
* Desa Purwadana: 2 personel
* Desa Sukamakmur: 2 personel
* Dinas Lingkungan Hidup: 10 personel

Berita Lainnya  Riset BRIN Sebut Tanah Pantura Subang Turun 2,8 Cm/Tahun, Banjir Rob Mengancam

****

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan