Selasa, Juli 7, 2026
spot_img

Purwakarta Hidupkan Seni Budaya Lewat Tari Maranggi

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan kembali unjuk kreativitas dalam West Java Festival 2025, gelaran tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Kiara Artha Park, Bandung, Sabtu (8/11/2025).

Event tahunan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, dan dihadiri para pecinta seni, pelaku seni budaya, komunitas, hingga masyarakat umum.

Festival ini menjadi ruang ekspresi untuk menampilkan minat, bakat, tradisi, dan kekayaan seni budaya Jawa Barat.

Berita Lainnya  Kemarau Panjang, 2 Desa di Kabupaten Bekasi Terancam Kekeringan

Dalam kesempatan itu, Purwakarta membawakan Tari Maranggi, sebuah karya tari yang terinspirasi dari Warisan Budaya Takbenda (WBTb) sekaligus kuliner khas Purwakarta, yaitu Sate Maranggi.

Pertunjukan dikemas dalam bentuk drama tari yang memadukan gerak, musik, dan ekspresi. Para penari menggunakan hihid atau kipas anyaman bambu sebagai properti utama.

Penampilan Tari Maranggi semakin menarik karena para penari melibatkan langsung pengunjung. Kipas dibagikan kepada penonton, kemudian mereka diajak ikut menari bersama.

Berita Lainnya  Tak Sesuai Nilai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' Ciptaan Bupati Purwakarta

Tari Maranggi sendiri merupakan karya seniman Purwakarta Agus Gandamanah (Mpap Gondo), dengan balutan musik etnik yang digarap apik oleh Apih Aung.

West Java Festival tahun ini mengusung tema Gapura Panca Waluya yang menggambarkan lima karakter utama masyarakat Jawa Barat, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer.

Tema ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga, memperkenalkan, dan melestarikan seni budaya Jawa Barat agar tetap hidup dan mengakar di tengah masyarakat. (*)

Berita Lainnya  Kutu Beras Masuk Pemukiman Warga, Bulog Karawang Minta Maaf

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

JAKARTA - Penyidikan kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap adanya dugaan keterlibatan anggota militer aktif yang berdinas di Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur...

Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Menguat

BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memastikan akan menindaklanjuti usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda atau Provinsi Pasundan. Usulan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan