Senin, Juli 27, 2026
spot_img

Jalan Utama di Kawasan HI Bekasi Ditutup, Warga dan Pelaku Usaha Protes Pengembang

BEKASI – Sejumlah pelaku usaha di kawasan Kota Harapan Indah (HI), Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan perubahan akses jalan utama yang dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Mereka menilai langkah sepihak dari pihak pengembang membuat usaha mereka kini sepi pengunjung.

Ferdy, salah satu pemilik ruko di kawasan tersebut, mengaku kaget saat mendapati sebagian jalan utama di depan rukonya ditutup dan arus kendaraan dialihkan ke jalur samping yang lebih sempit.

“Kami membeli ruko dengan keyakinan bahwa posisi bangunan berada di jalan utama, sesuai dengan informasi dan brosur penjualan. Tapi sekarang jalannya ditutup dan dialihkan. Dampaknya, usaha kami jadi sepi,” ujar Ferdy kepada TribunBekasi.com, Minggu (2/11/2025).

Berita Lainnya  Lagi, PT. PPJM Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Jompo, H. ME. Suparno : "Tidak Ada Kata Terakhir untuk Kebaikan"

Ia menyebut perubahan jalur itu berdampak pada aksesibilitas, estetika, hingga aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Arah kendaraan yang kini harus memutar dan melewati jalur belok kiri yang lebih sempit membuat arus lalu lintas tersendat di beberapa titik dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Menurut Ferdy, warga dan para pelaku usaha merasa keputusan pengembang tidak transparan karena tidak pernah ada sosialisasi terbuka.

Mereka menduga langkah itu mengabaikan prinsip keterbukaan informasi publik dan partisipasi masyarakat sebagaimana diatur dalam peraturan tata ruang dan pelayanan publik.

Berita Lainnya  Viral! Bayi ini Diberi Nama Muhammad MBG Subianto

“Warga dan pelaku usaha akan menyampaikan pengaduan ke Pemerintah Kabupaten Bekasi dan ditembuskan ke DPRD serta instansi terkait,” ucapnya.

Dalam surat pengaduan yang sedang disiapkan, warga meminta Pemkab Bekasi meninjau ulang proyek perubahan akses jalan tersebut serta mengembalikan fungsinya seperti semula sebagai fasilitas publik.

Langkah itu, kata Ferdy, merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keteraturan tata ruang, keselamatan pengguna jalan, dan keberlangsungan usaha di kawasan Harapan Indah.

“Kami juga berharap pemerintah turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh kegiatan pembangunan sesuai ketentuan hukum dan izin yang berlaku,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Raker Ghazali Center Indonesia Hasilkan 5 Rekomendasi Eksternal untuk Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Sementara itu, TribunBekasi.com telah berupaya menghubungi pihak pengembang Damai Putra Group untuk meminta tanggapan terkait keluhan tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang belum memberikan respons.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Jalan Utama di Harapan Indah Bekasi Ditutup, Warga dan Pelaku Usaha Protes Pengembang, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/872959/jalan-utama-di-harapan-indah-bekasi-ditutup-warga-dan-pelaku-usaha-protes-pengembang.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Mohamad Yusuf

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan