Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Dorong Perusahaan Miliki Kantor Pusat di Jawa Barat

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayahnya untuk memindahkan kantor pusat ke Jawa Barat.

Langkah tersebut dinilai penting agar provinsi mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih besar, termasuk dari dana bagi hasil pajak dan kontribusi sosial bagi masyarakat.

“Perusahaan-perusahaan di Jabar ini kantor pusatnya banyak di luar Jawa Barat. Kalau kantor pusatnya di luar, dana bagi hasilnya juga larinya ke luar daerah. Saya ingin kantor pusat itu di Jabar agar dana bagi hasilnya kembali ke masyarakat Jabar, sebagai tempat usaha itu dilakukan,” kata Dedi, pada Rabu 29 Oktober 2025.

Berita Lainnya  Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

Menurutnya, dengan adanya kantor pusat di Jawa Barat, pemerintah daerah dapat memperoleh manfaat fiskal dan lingkungan yang lebih optimal.

“Kalau kantor pusatnya di luar, mereka gak usah lewat mobil toronton, gak kena dampak lingkungan, tapi bisa dapat dana bagi hasil. Ini yang tidak adil,” ujarnya.

Selain itu, Dedi juga menyoroti sistem transportasi dan distribusi yang diterapkan oleh perusahaan air mineral maupun tambang. Ia menilai sistem transporter yang dimonopoli oleh perusahaan besar membuat para sopir tidak sejahtera.

“Transporter itu hidup dari setoran sopir, sedangkan sopirnya hanya dapat Rp125 ribu sampai Rp150 ribu perhari. Kalau ada masalah, sopir yang paling duluan demonstrasi,” katanya.

Berita Lainnya  OTT Bupati Pekalongan, Keluarga Kuasai Proyek-proyek Pemkab

Untuk itu, Dedi menawarkan solusi berupa program kepemilikan kendaraan bagi para sopir dengan dukungan kredit dari Bank BJB.

“Saya sudah bicara dengan Dirut Bank Jabar, kalau memungkinkan, sopir bisa diberi kredit kepemilikan mobil tanpa uang muka. Kalau sopir pegang mobil sendiri, dia akan lebih bertanggung jawab dan lebih sejahtera,” ujar Dedi.

Dedi juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan kepada satu perusahaan tertentu seperti Aqua, tetapi untuk seluruh perusahaan yang beroperasi di Jawa Barat.

Berita Lainnya  Rame Terus, Dedi Mulyadi Sebut Pinjaman Rp 2 Triliun ke BJB Masih Wacana

“Saya pasti akan datang tiba-tiba ke perusahaan untuk melakukan analisis. Bukan hanya Aqua, tapi semua perusahaan, baik air mineral maupun non-air mineral,” tegasnya.

Kebijakan tersebut, lanjut Dedi, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan keadilan ekonomi. Selain itu, kebijakan tersebut untuk memperkuat kesejahteraan rakyat di wilayahnya.***

Sumber Artikel berjudul ” Gubernur Jabar Dorong Perusahaan Tempatkan Kantor Pusat di Jawa Barat “, selengkapnya dengan link: https://sumedang.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-569753282/gubernur-jabar-dorong-perusahaan-tempatkan-kantor-pusat-di-jawa-barat

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan