Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Mongol Stres Tampil Pecah di Peringatan Sumpah Pemuda Lintas Agama di Subang

SUBANG – Sorak tawa pecah di Ballroom Rosin Resto, Cisaga, Subang, Selasa (28/10/2025) sore. Ratusan orang dari berbagai latar belakang, mulai dari pemuda lintas agama, tukang becak, pengamen jalanan, hingga manusia silver, larut dalam suasana hangat dan penuh canda.

Di tengah mereka, berdiri sosok komedian nasional Rony Imannuel alias Mongol Stres, yang tampil dengan gaya khasnya: santai, spontan, dan jenaka.

Mongol menjadi bintang utama dalam acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang digagas Persaudaraan Pemuda Lintas Iman (PPLI) Kabupaten Subang, bertema “Pemuda Lintas Agama Subang Bergerak untuk Kebaikan.”

Dengan logat Manado yang kental dan cerita hidupnya yang penuh warna, Mongol sukses menghipnotis audiens. Ia bercerita tentang masa lalunya sebagai pedagang koran, perjuangan di dunia hiburan, hingga kisah di balik layar dunia komedi.

“Saya dulu jual koran di terminal. Kadang makan nggak tentu. Tapi hari ini saya berdiri di sini, di depan orang-orang hebat, termasuk para tukang becak yang luar biasa kuat. Tuhan itu lucu, tapi selalu adil,” kata Mongol disambut gelak tawa dan tepuk tangan panjang.

Tawa pun menggema, tapi bukan tawa kosong. Ada rasa haru dan kagum yang menyelinap di antara penonton. Banyak yang mengaku tak menyangka bisa menyaksikan langsung komedian nasional di acara yang begitu dekat dengan masyarakat kecil.

Dedi (46), seorang tukang becak asal Karanganyar, mengaku belum pernah menghadiri acara seperti ini sebelumnya.

“Biasanya kami cuma lewat di jalan, nggak pernah diajak ikut acara begini. Tapi tadi bisa ketawa bareng Mongol, rasanya kayak mimpi,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara Hadi (32), warga Subang yang sehari-hari mengamen di sekitar alun-alun, menyebut momen ini “menghangatkan hati.”

“Pecah banget, menghibur banget. Biasanyaliatdi tv ataudi medsos sekarang bisa lihat langsung,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana E. H. Aini Pattihahuan Gebze mengatakan, kehadiran Mongol memang menjadi bagian dari upaya panitia menghadirkan acara yang menyentuh banyak kalangan.

“Kami ingin semua orang, tanpa memandang status, bisa merasakan makna Sumpah Pemuda, bersatu dan berbuat baik. Mongol membuktikan, tawa pun bisa menyatukan,” ujarnya.

Selain penampilan Mongol, kegiatan juga diisi Doa Kebangsaan lintas iman, pentas budaya, makan prasmanan gratis, dan pembagian goodie bag untuk pengamen dan tukang becak. Suasana berlangsung hangat hingga menjelang malam.***

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan