Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Pertama di Jawa Barat, Karawang Terapkan Sistem Assessment dalam Seleksi Kepsek

KARAWANG – Kabupaten Karawang menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menerapkan sistem assessment dalam seleksi kepala sekolah sebagai persiapan rotasi dan mutasi.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang Wawan Setiawan menjelaskan inovasi ini diapresiasi oleh berbagai daerah, setelah Karawang baru saja dinobatkan sebagai juara rapor pendidikan kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Alhamdulillah kita menjadi yang pertama menerapkan sistem assessment ini, jadi bukan hanya untuk ASN yang mau jadi kepala dinas, sistem ini kita mulai terapkan untuk menata agar para kepala sekolah itu terpilih berdasarkan kompetensi dan jarak lokasi penugasan dan tempat tinggalnya,” kata Wawan saat diwawancara detikJabar, usai pembukaan acara Assessment di Fave Hotel, Kabupaten Karawang, Jumat (17/10/2025).

Berita Lainnya  Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Dijelaskan Wawan, sistem ini bertujuan menggantikan penempatan kepala sekolah yang sebelumnya sering bergantung pada kedekatan personal atau faktor subjektif seperti, koneksi di kantor atau keluarga.

“Dulu, penempatan kepala sekolah tergantung kedekatan gitu. Sekarang, hasil assessment jadi patokan utama, termasuk aspek psikologis, manajemen, dan aturan formal,” kata dia.

Sistem assessment ini, juga melibatkan asesor profesional yang biasa digunakan untuk seleksi jabatan seperti camat atau kepala dinas, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  20 Sekolah di Bekasi Ikuti Penilaian Adiwiyata Tahun 2026

“Penilaian assessment ini mencakup kemampuan psikologis, manajemen, dan syarat formil, seperti minimal golongan III/c untuk guru atau dari golongan II ke golongan IV sesuai aturan,” imbuhnya.

Assessment juga berfungsi untuk mengatur tempat tinggal dan jarak tempuh ke tempat tugas.

“Secara psikologis dan manajemen, dia memang mumpuni, tapi dalam assessment ini kita juga pertimbangkan kondisi rumah, jarak tempuh, supaya tidak capek dan efektif mengemban tugas,” jelas Wawan.

Contohnya, dijelaskan Wawan, guru asal Cikampek akan diprioritaskan ditempatkan di daerah dekat Kecamatan Cikampek atau sekitarnya, dengan beban perjalanan harian rata-rata 20-30 menit perjalanan.

Berita Lainnya  Gedung Baru SDN Pasirkaliki 1 Diresmikan, Kadisdikbud Wawan : "Pemkab Terus Dorong Mutu Pendidikan"

“Alasan pertimbangan jarak ini juga terkait kesejahteraan guru. Data kita menunjukkan dari 7.781 ASN di Karawang, 58% atau sekitar 4.200 orang adalah guru. Pemerintahan daerah belum bisa sepenuhnya mensejahterakan guru-guru, sistem ini juga menghindari kasus negatif seperti pungli di masa lalu, dengan rata-rata skor assessment di atas 50,” pungkasnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan