Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Program Pemprov Jabar Sudah Selaras dengan Arahan Presiden Prabowo

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT RI ke-80 dari Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (15/8/2025).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menuturkan bahwa pemerintah sudah berhasil membangun dan membuka sekolah rakyat bagi masyarakat berpenghasilan sangat rendah. Hal ini bertujuan untuk memperkuat sektor pendidikan. Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran.

KDM –sapaan Gubernur Dedi– menuturkan bahwa program-program Pemda Provinsi Jabar sudah sejalan dengan arahan Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan.

Berita Lainnya  Bupati Karawang Dukung Transparansi Dana Desa Lewat 'Program Jaga Desa'

“Persoalan bagaimana meningkatkan kualitas petani, kualitas nelayan, infrastruktur, pendidikan, mendorong pertumbuhan ekonomi, memacu pertumbuhan industri, kemudian melakukan realokasi pembiayaan pemerintah provinsi. Kita sudah menjalankan itu semua,” ucap KDM.

“Jadi saya cukup senang, apa yang kita kerjakan selaras dengan apa yang diinginkan oleh Presiden,” imbuhnya.

Terkait bidang kesehatan, khususnya di Kabupaten Subang, KDM mengungkapkan pihaknya sudah mendorong Pemda Kabupaten Subang untuk membangun rumah sakit di wilayah Subang bagian utara.

Berita Lainnya  5 Tahun Tak Ada Pembangunan, 42 Jembatan di Jabar Terancam Roboh

Hal tersebut karena letak geografis perbatasan Subang dengan Purwakarta lebih memungkinkan warga Subang bagian utara untuk mendapatkan layanan kesehatan di wilayah Purwakarta, yang notabene lebih dekat.

“Jadi sebenarnya pada letak geografisnya saja, ke Purwakarta rumah sakitnya banyak, lebih dekat. Kemudian saya sudah mendorong Bupati Subang untuk segera membangun rumah sakit di utara,” papar KDM.

KDM juga meminta Pemda Kabupaten Subang untuk memperkuat layanan rawat inap di puskesmas, sehingga masyarakat yang sakit ringan bisa ditangani lebih awal dan cepat.

Berita Lainnya  Sempat akan Dipangkas Purbaya, BGN Pastikan Anggaran MBG Tetap Rp 335 Triliun

“Setelah itu, agar didorong juga unit puskesmas rawat inapnya harus diperkuat, sehingga kalau sakitnya masih sakit dalam atensi yang rendah, itu cukup dirawat di puskesmas rawat inap, tidak perlu ke rumah sakit,” jelasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan