Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

Dapat Teror Selama 3 Bulan, Staf HRD Tewas Bersimbah Darah

PURWAKARTA – Dea Permata Karisma (27) adalah seorang wanita muda yang tinggal di Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ditemukan tewas dengan bekas tusukan.

Ia menetap di Komplek PJT II Blok D bersama pembantunya. Dea dikenal sebagai pribadi ramah dan mudah bergaul.

Dalam kesehariannya, ia bekerja sebagai staf Human Resources Development (HRD) di sebuah perusahaan swasta di Purwakarta. Suaminya bekerja di Perum Jasa Tirta (PJT) II dan biasanya baru pulang pada malam hari.

Menurut tetangganya, Salbiah, Dea tidak pernah terlihat memiliki masalah dengan orang lain. “Dia baik, suka bergaul sama semua orang. Saya enggak dengar dia punya masalah dengan siapa pun,” ujarnya.

Berita Lainnya  Bupati Rejang Lebong Minta 'Fee Proyek' untuk Kebutuhan Lebaran

Teror WA Muncul Sebelum Pembunuhan?

Sebelum kejadian tragis itu, Dea sempat mendapatkan teror lewat pesan WhatsApp (WA) yang berisi ancaman pembunuhan. Teror ini berlangsung berturut-turut selama tiga bulan, membuat Dea gelisah dan khawatir.

Ayah korban, Sukarno (65), mengungkap bahwa pelaku bahkan pernah masuk ke rumah Dea, namun dipergoki oleh pembantu rumah tangga dan langsung melarikan diri.

Sang ibu, Yuli Ismawati (55), juga membenarkan adanya ancaman tersebut. Ia bahkan menyarankan putrinya memasang CCTV di rumah dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwenang.

“Sudah lapor Babinsa, sampai ke Polsek Jatiluhur, tapi engga ada yang datang,” ungkap Yuli sambil menangis.

Berita Lainnya  Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

Kronologi Penemuan Jasad Dea

Pada Selasa (12/8/2025) siang, Dea sempat meminta pembantunya untuk berbelanja. Sekitar pukul 10.00 WIB, ia terlihat keluar rumah dalam kondisi normal.

Tetangganya, Salbiah, sempat menyapa Dea yang sedang makan siang dan mendengar ia berkata ingin segera beres karena hujan akan turun.

Beberapa jam kemudian, pembantu Dea berlari ketakutan sambil berteriak, “Ibu-ibu, Bu Dea dibunuh.” Warga yang datang ke lokasi melihat jejak darah di dekat pintu dapur.

Saat dicek, Dea ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Putu Dewa Gede Anom Jaya, membenarkan penemuan jasad tersebut. “Hari ini, Selasa (12/8/2025), kami tim identifikasi dari Polres Purwakarta melakukan olah TKP di rumah yang ditemukan perempuan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Berita Lainnya  Tercium di Medsos, Polsek Pagaden Gagalkan Aksi Tawuran Kelompok Remaja

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi. Jenazah Dea telah dibawa untuk diotopsi guna memastikan penyebab kematian.

Keluarga Dea berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan memberikan keadilan atas kematian tragis ini. “Kami ingin pelaku ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” kata Sukarno.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

SUBANG - Sebuah truk boks pengangkut telur dengan nomor plat BE 8270 RU menabrak warung di pinggir Jalan Raya Lengkong, Kampung Cijoged, Desa Lengkong,...

Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

KARAWANG - Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang warga Kecamatan Tirtajaya sedang berusaha diamankan anggota kepolisian dan anggota TNI, karena...

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan