Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Lerai Cekcok Warga yang Mabuk, Polisi di Karawang Malah Kena Sabet Celurit

KARAWANG – Aksi heroik justru berakhir tragis bagi seorang anggota kepolisian di Kabupaten Karawang. Bripka Handrik Yandika, anggota Unit Samapta Polsek Ciampel, mengalami luka serius di tangan setelah mencoba melerai perkelahian antarwarga di lingkungan tempat tinggalnya, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Senin malam (28/7).

Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah beredar informasi bahwa sang polisi diserang dengan senjata tajam jenis cerulit oleh salah satu warga yang tengah mabuk berat.

Kasi Humas Polres Karawang, Iptu Wildan, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (29/7/2025).

“Iya, kejadiannya semalam. Anggota kami yang melerai merupakan personel Unit Samapta Polsek Ciampel, mengalami luka di empat jari tangan kanannya,” ujar Wildan.

Menurut Wildan, peristiwa bermula ketika Bripka Handrik yang tengah berada di rumah mendengar keributan di sekitar lingkungannya. Menyadari adanya perkelahian antarwarga, Hendrik pun spontan keluar rumah dan berusaha menenangkan situasi.

Berita Lainnya  Evakuasi Penumpang dan Kru Kapal Virgo Transport, 108 Selamat, 6 Meninggal Dunia, 129 dalam Pencarian

Salah satu pelaku perkelahian, yang belakangan diketahui berinisial AY, diduga dalam keadaan mabuk dan membawa senjata tajam jenis cerulit.

“Beliau sedang di rumah, mendengar keributan, sehingga saat itu keluar rumah mencoba untuk melerai perkelahian. Salah satu warga yang bertikai membawa cerulit,” ungkap Wildan.

Dalam upaya melerai, Bripka Handrik mencoba menenangkan AY yang kala itu menodongkan cerulit ke arah warga. Namun bukannya tenang, pelaku justru meronta dan secara membabi buta mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah Bripka Handrik.

“Pelaku ini warga berinisial AY. Berdasarkan keterangan saksi, AY dalam keadaan mabuk malam itu, sehingga membuat gaduh dan menimbulkan pertikaian. Bripka HY anggota kami berupaya melerai untuk menjaga ketertiban warga saat itu, namun pelaku tidak terima,” lanjutnya.

Berita Lainnya  Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

“Pelaku ini warga berinisial AY, berdasarkan keterangan saksi, AY dalam keadaan mabuk malam itu, sehingga membuat gaduh dan menimbulkan pertikaian, Bripka HY anggota kami berupaya melerai untuk menjaga ketertiban warga saat itu, namun pelaku tidak terima,” lanjutnya.

Akibat sabetan cerulit tersebut, empat jari tangan kanan Bripka Handrik mengalami luka cukup serius. Ia segera dilarikan ke RS Lira Medika untuk mendapatkan penanganan medis.

“Jadi cuma melerai, karena ini mengganggu ketertiban, dan cerulit itu juga mengancam keselamatan, Bripka HY mencoba menenangkan pelaku meronta, hingga mengayunkan cerulit ke arah tangan Bripka HY, sampai akhirnya 4 jari terluka,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku sempat melarikan diri usai melakukan penyerangan. Namun dalam hitungan jam, Tim Resmob Polres Karawang berhasil mengamankan AY tak jauh dari lokasi kejadian.

Berita Lainnya  8 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditemukan Selamat, 1 Sempat Hilang, Dipastikan Sanksi Blacklist

“Setelah dihubungi, Tim Resmob mengevakuasi Bripka HY untuk menjalani perawatan medis di RS Lira Medika. Sementara pelaku AY kabur dan bersembunyi, tapi tidak lama tim Resmob berhasil mengamankannya di sekitar lokasi kejadian,” jelas Wildan.

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Karawang. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan, dan mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas.

“Pelaku sudah diamankan, sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. Atas adanya peristiwa ini kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika ditemukan potensi gangguan ketertiban umum,” pungkas Wildan.

Sumber : DetikCom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan