Kamis, Juli 30, 2026
spot_img

Lerai Cekcok Warga yang Mabuk, Polisi di Karawang Malah Kena Sabet Celurit

KARAWANG – Aksi heroik justru berakhir tragis bagi seorang anggota kepolisian di Kabupaten Karawang. Bripka Handrik Yandika, anggota Unit Samapta Polsek Ciampel, mengalami luka serius di tangan setelah mencoba melerai perkelahian antarwarga di lingkungan tempat tinggalnya, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Senin malam (28/7).

Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah beredar informasi bahwa sang polisi diserang dengan senjata tajam jenis cerulit oleh salah satu warga yang tengah mabuk berat.

Kasi Humas Polres Karawang, Iptu Wildan, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (29/7/2025).

“Iya, kejadiannya semalam. Anggota kami yang melerai merupakan personel Unit Samapta Polsek Ciampel, mengalami luka di empat jari tangan kanannya,” ujar Wildan.

Menurut Wildan, peristiwa bermula ketika Bripka Handrik yang tengah berada di rumah mendengar keributan di sekitar lingkungannya. Menyadari adanya perkelahian antarwarga, Hendrik pun spontan keluar rumah dan berusaha menenangkan situasi.

Berita Lainnya  Korban Meninggal Ledakan Misterius di Purwakarta Tinggalkan Istri yang Sedang Hamil

Salah satu pelaku perkelahian, yang belakangan diketahui berinisial AY, diduga dalam keadaan mabuk dan membawa senjata tajam jenis cerulit.

“Beliau sedang di rumah, mendengar keributan, sehingga saat itu keluar rumah mencoba untuk melerai perkelahian. Salah satu warga yang bertikai membawa cerulit,” ungkap Wildan.

Dalam upaya melerai, Bripka Handrik mencoba menenangkan AY yang kala itu menodongkan cerulit ke arah warga. Namun bukannya tenang, pelaku justru meronta dan secara membabi buta mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah Bripka Handrik.

“Pelaku ini warga berinisial AY. Berdasarkan keterangan saksi, AY dalam keadaan mabuk malam itu, sehingga membuat gaduh dan menimbulkan pertikaian. Bripka HY anggota kami berupaya melerai untuk menjaga ketertiban warga saat itu, namun pelaku tidak terima,” lanjutnya.

Berita Lainnya  Berenang di Empang, 2 Bocah Meninggal Tenggelam dan 1 Selamat

“Pelaku ini warga berinisial AY, berdasarkan keterangan saksi, AY dalam keadaan mabuk malam itu, sehingga membuat gaduh dan menimbulkan pertikaian, Bripka HY anggota kami berupaya melerai untuk menjaga ketertiban warga saat itu, namun pelaku tidak terima,” lanjutnya.

Akibat sabetan cerulit tersebut, empat jari tangan kanan Bripka Handrik mengalami luka cukup serius. Ia segera dilarikan ke RS Lira Medika untuk mendapatkan penanganan medis.

“Jadi cuma melerai, karena ini mengganggu ketertiban, dan cerulit itu juga mengancam keselamatan, Bripka HY mencoba menenangkan pelaku meronta, hingga mengayunkan cerulit ke arah tangan Bripka HY, sampai akhirnya 4 jari terluka,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku sempat melarikan diri usai melakukan penyerangan. Namun dalam hitungan jam, Tim Resmob Polres Karawang berhasil mengamankan AY tak jauh dari lokasi kejadian.

Berita Lainnya  Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Tercebur ke Sumur

“Setelah dihubungi, Tim Resmob mengevakuasi Bripka HY untuk menjalani perawatan medis di RS Lira Medika. Sementara pelaku AY kabur dan bersembunyi, tapi tidak lama tim Resmob berhasil mengamankannya di sekitar lokasi kejadian,” jelas Wildan.

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Karawang. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan, dan mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas.

“Pelaku sudah diamankan, sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. Atas adanya peristiwa ini kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika ditemukan potensi gangguan ketertiban umum,” pungkas Wildan.

Sumber : DetikCom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Investigasi Dugaan Open Dumping Limbah B3 Perusahaan, Aktivis Lingkungan Dikiriminalisasi

KARAWANG - Penegakan hukum lingkungan di Jawa Barat kembali mendapat sorotan tajam. Langkah Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) yang memproses laporan dugaan Tindak...

Bak di Film Laga, Polisi Kejar-kejaran dengan Pelaku Ganjal ATM

TANGGERANG SELATAN - Aksi percobaan pencurian modus ganjal ATM terjadi di RS Buah Hati, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Para pelaku dipergoki warga saat beraksi...

Kepala BGN : “Jangan Bandingkan Sekolah Rusak dengan Dapur MBG”

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta masyarakat tidak lagi membenturkan kondisi sekolah rusak dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan...

Demi Beli Sabu, Satpam di Tangsel Nekat Gasak Ribuan Ompreng MBG

TANGSEL - Satpam dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), nekat menggasak 1.700 ompreng berbahan stainless dan sejumlah inventaris...

KPK Amankan Uang Rp 2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang

JAKARTA - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. KPK mengamankan barang bukti berupa uang Rp 2 miliar dalam OTT...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan