Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Polisi Periksa EO Pernikahan Maula Akbar – Putri Karlina

GARUT – Penyidik Polres Garut tengah melakukan pemeriksaan terhadap Event Organizer (EO) acara pernikahan Anggota DPRD Jabar, Maula Akbar Mulyadi Putra dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina.

Polisi tengah mendalami apakah ada unsur kelalaian atau tidak dalam peristiwa pesta rakyat acara pernikahan anak Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi yang menewaskan tiga orang tersebut.

“Kami telah melakukan pemeriksan kepada panitia penyelenggara dari event organizer (EO), meskipun sebelumnya berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengenai alur masuk dan keluar. Apakah kejadian ini ada kelalain atau antusiasme massa yang luar biasa dan Polisi masih terus mendalami,” tutur Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, dilansir dari Media Indonesia, Sabtu (18/7/2025)

Berita Lainnya  Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

Ia mengatakan, Kepolisian sebenarnya sudah melakukan persiapan menghadapi pesta rakyat pernikahan dengan menggelar apel gabungan melibatkan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Brimob bertujuan untuk mengamankan kegiatan pernikahan pejabat.

Dan pengamanan tersebut menerjunkan 400 personel gabungan yang telah disebar ke sejumlah titik lokasi pesta rakyat di pendopo Kabupaten Garut.

“Pesta rakyat pernikahan makanan gratis Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina-Maula Akbar Mulyadi Putra, anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang dilakukan di Pendopo menyajikan hiburan. Kericuhan terjadi, warga saling berdesakan dan saling dorong di gerbang utama hingga beberapa orang pingsan dievakuasi oleh aparat keamanan dan petugas medis,” ujarnya.

Berita Lainnya  Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, pesta rakyat pernikahan pejabat yang dilakukannya di Pendopo dan Alun-alun lapangan Oto Iskandar Dinata tidak dilanjutkan atau ditiadakan dampak tiga orang meninggal berdesakan di tempat acara.

Kericuhan itu menyebabkan 3 orang meninggal yakni Vania Aprilia (8) warga Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Dewi Jubaedah (61) warga Jakarta Utara dan anggota Polres Garut, Bripka Cecep Saeful Bahri (39).

Berita Lainnya  Andre Taulany dan Amanda Rigby Sah Jadi Pasangan Suami-Istri

“Kami bersama Forkopimda menyatakan kegiatan lanjutan ditunda atau ditiadakan dan pesta rakyat mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat menghadiri hingga terjadi saling berdesakan dan saling dorong lantaran massa semakin banyak. Namun, tragedi pesta rakyat pernikahan anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tercatat ada 26 orang pingsan, luka termasuk 3 orang meninggal,” paparnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan