Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Sering Cekcok, Cemburu Jadi Motif Bos Seblak Gorok Istrinya

Polisi menduga motif penganiayaan terhadap seorang istri hingga tewas di Karawang, Jawa Barat, dipicu kecemburuan suami.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Solikhin membenarkan bahwa pelaku diduga adalah suami korban, Bagus Setyojadi (27). Korban diketahui bernama Lusi Febiyani (23).

“Benar, polisi telah melakukan olah TKP,” kata Solikhin saat dikonfirmasi, Kamis (12/6/2025).

Solikhin menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB saat tetangga korban mendengar teriakan minta tolong.

Dita Yulyana (33), tetangga Lusi, kemudian menghubungi kerabat korban yang juga Ketua RT, Tuti Herawati (38). Bersama Wardeni (39) dan Ahmad Jaelani (43), mereka langsung menuju lokasi kejadian.

Saat tiba, kata Solikhin, pintu rumah dibuka oleh anak korban yang masih berusia 5 tahun. Mereka lalu masuk dan menemukan Lusi serta Bagus tergeletak di atas kasur.

“Lusi Febiyani sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah,” kata Solikhin.

Ia menyebut, dugaan sementara motif kejadian ini adalah rasa cemburu dari pihak suami. Keterangan dari para tetangga menyebut pasangan ini sering terlibat cekcok.

“Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian. Tujuannya untuk memastikan kronologi dan motif pasti dari dugaan pembunuhan ini,” ujar Solikhin.

Sebelumnya, kasus dugaan penganiayaan suami terhadap istri ini terjadi di Perum Lemahmulya Indah, Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis (12/6/2025). Sang istri meninggal dunia, sedangkan suaminya dalam kondisi kritis.

Pantauan Kompas.com pada Kamis pukul 10.00 WIB menunjukkan tim Inafis Polres Karawang tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi terlihat terpasang di pagar rumah bercat cokelat.

Pelaku diketahui memiliki usaha seblak prasmanan dan aksesoris handphone. Sementara korban korban diketahui hanya merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) biasa yang juga ikut membantu menjalankan usaha suaminya.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan