Kamis, Juni 25, 2026
spot_img

H. Jenal Aripin Bantu Biaya Proses Operasi Akhmad Prasetyo

Fenomena langka perubahan alat kelamin secara alamiah Raras Setia Murti (16) atau Akhmad Prasetyo mengundang banyak simpati publik.

Terlebih, persoalan yang menimpa remaja asal Desa Dayeuhluhur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang – Jawa Barat ini tergolong merupakan warga kurang mampu.

Sehingga uluran tangan dari para dermawan dibutuhkan oleh keluarga Akhmad Prasetyo untuk menjalani proses operasi.

Kamis (22/5/2025), seorang dermawan asal Karawang Selatan, H. Jenal Aripin terpantau mengunjungi kediaman keluarga Akhmad Prasetyo.

Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat ini menunjukan empatinya, sengaja ingin bertemu langsung dan berbincang dengan Akhmad Prasetyo yang tinggal bersama kakek dan neneknya.

Berita Lainnya  Lindungi Tenaga Pendidik, Pemkab - DPRD Bekasi Setujui Raperda Perlindungan Guru

Kemudian, anggota dewan yang sering disebut Sultan Karawang Selatan ini memberikan sejumlah uang Rp 5 juta untuk membantu biaya operasional proses operasi Akhmad Prasetyo.

“Udah-udah, nu penting emak jeung keluarga sehat-sehat, Akhmad oge sing sehat deui,” tutur H. Jenal Aripin, saat mencoba merangkul nenek Akhmad Prasetyo yang terus mencium tangannya sambil mengucapkan rasa terima kasih.

“Nya abdi ge awal na teu apal, da Allah nu ngagerakeun abdi kadieu,” timpalnya.

H. Jenal Aripin berharap, fenomena langka ini mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Karawang untuk membantu proses operasi Akhmad Prasetyo.

Berita Lainnya  Fraksi Demokrat Dorong Regulasi Pengawasan LGBT, Pemerhati Sosial : "Mereka Harus Dibina, Bukan Dibinasakan"

Terlebih, Akhmad Prasetyo dikabarkan merupakan remaja baik yang memiliki cita-cita tinggi untuk menggapai masa depannya. Yaitu dimana setelah proses operasi, Akhmad Prasetyo memiliki keinginan untuk sekolah sambil mondok di pesantren.

“Ya, Akhmad ini remaja baik. Dia berhak atas masa depannya yang lebih cerah untuk meningkatkan derajat keluarganya,”

“Saya berharap fenomena ini mendapat perhatian khusus dari Pak Bupati Karawang. Karena saya hanya mencoba membantu alakadarnya sebagai sesama muslim,” kata H. Jenal Aripin.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Paripurnakan Raperda Layak Anak dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Sementara terpantau, pada Jumat (23/5/2025), Akhmad Prasetyo dan keluarganya diundang langsung ke kantor Bupati Karawang.

Dalam pertemuan yang terjadi, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh berjanji akan membantu semua biaya dan proses operasi Akhmad Prasetyo.

“Alhamdulillah, kalau Pak Bupati juga respon cepat. Saya memberikan apresiasi kepada pemerintahan Karawang,” kata H. Jenal Aripin, saat dihubungi kembali Redaksi Opiniplus.com.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Korupsi Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD, Kejati Jabar Periksa Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat memeriksa Wakil Bupati Indramayu Syaefudin sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tunjangan perumahan dan transportasi...

Demo Emak-emak di Karawang: “Jangan Hentikan MBG, Anak-anak Kami Butuh Makan Bergizi”

KARAWANG - Massa aksi yang didominasi kalangan emak-emak melakukan aksi demonstrasi di depan gerbang kantor Pemkab Karawang, Rabu (24/6/2026). Massa aksi menyampaikan tuntutan menolak penghentian...

Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

PURWAKARTA - Sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Purwakarta mengaku masih kebingungan menjalankan Program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi...

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan