Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Mantan Ketua Ormas di Purwakarta

Sejumlah fakta terungkap dalam kasus pembunuhan mantan ketua Ormas di Kampung Malang Nengah Wetan, Kelurahan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Kamis (20/3/2025) pagi.

Korban Mantan Ketua GMBI

Korban pembunuhan diketahui Asep Budi Kusnadinata (52), mantan ketua Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Purwakarta.

Kondisi Asep Budi saat ditemukan di depan rumahnya sudah bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam di tubuhnya.

Pelaku pembunuhan tidak dikenali, karena saat kejadian menggunakan masker dan kupluk.

Namun polisi sudah mengantongi identitas pelaku dan kini sedang melakukan pengejaran.

Korban Sempat Mengejar Pelaku

Menurut keterangan kerabat korban, Sandra, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, Budi sedang tidur di ruang tengah rumah, sementara Sandra berada di kamar mandi.

Tiba-tiba, terdengar keributan hingga membuat Sandra bergegas keluar kamar mandi.

Ia mendapati Asep Budi dalam kondisi terluka parah. Menurutnya, korban sempat berusaha mengejar pelaku.

“A Budi ngejar pelaku keluar rumah, saya teriak minta tolong, tapi a Budi sudah banyak luka terus banyak darah juga,” ujar Sandra dengan suara gemetar kepada wartawan di lokasi, Kamis (20/3/2025), dikutip dari TribunJabar.id.

Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan, pelipis mata, dada, serta luka tusuk di bagian perut.

Meskipun dalam kondisi terluka, Asep Budi masih berupaya melawan dan mengejar pelaku hingga keluar rumah. Namun, tak berselang lama, ia meninggal dunia.

Pelaku Sempat Nanya Alamat Korban ke Warga

Sandra menyebut bahwa pelaku membawa senjata tajam, tetapi ia tidak mengenali sosok tersebut.

Selain itu, ia memastikan bahwa tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban.

“Dia pakai kupluk dan penutup muka, bawa pisau. Saya tidak kenal siapa dia,” katanya.

Pelaku rupanya sempat menanyakan alamat rumah korban kepada warga sekitar.

Hal ini diungkap oleh Ketua RW 10, Ivan Adi Gunawan.

“Ada laporan dari warga bahwa pelaku menanyakan alamat rumah korban dan meminta diantar ke Jatiluhur setelah kejadian,” ujar Ivan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.

“Pada tubuh korban, terdapat empat luka tusuk, yaitu ada di pipi, kemudian di ulu hati dan di lengan. Kemudian, juga ada satu sabetan di sekitar pundak. Akibatnya, korban mengalami pendarahan yang luar biasa, dan tewas di sekitar rumahnya,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah, di Mapolres Purwakarta, Kamis (20/3/2025) sore.

Identitas Pelaku Sudah Diketahui Polisi

Sementara itu, Tim Satreskrim dan Inafis Polres Purwakarta segera mendatangi rumah korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi.

Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini.

AKBP Lilik Ardiansyah mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Terduga pelaku kini tengah diburu oleh pihak kepolisian.

“Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi. Kami juga sudah mengantongi identitas pelaku,” ujarnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan