Selasa, Juli 14, 2026
spot_img

Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Mantan Ketua Ormas di Purwakarta

Sejumlah fakta terungkap dalam kasus pembunuhan mantan ketua Ormas di Kampung Malang Nengah Wetan, Kelurahan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Kamis (20/3/2025) pagi.

Korban Mantan Ketua GMBI

Korban pembunuhan diketahui Asep Budi Kusnadinata (52), mantan ketua Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Purwakarta.

Kondisi Asep Budi saat ditemukan di depan rumahnya sudah bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam di tubuhnya.

Pelaku pembunuhan tidak dikenali, karena saat kejadian menggunakan masker dan kupluk.

Namun polisi sudah mengantongi identitas pelaku dan kini sedang melakukan pengejaran.

Korban Sempat Mengejar Pelaku

Menurut keterangan kerabat korban, Sandra, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, Budi sedang tidur di ruang tengah rumah, sementara Sandra berada di kamar mandi.

Tiba-tiba, terdengar keributan hingga membuat Sandra bergegas keluar kamar mandi.

Ia mendapati Asep Budi dalam kondisi terluka parah. Menurutnya, korban sempat berusaha mengejar pelaku.

“A Budi ngejar pelaku keluar rumah, saya teriak minta tolong, tapi a Budi sudah banyak luka terus banyak darah juga,” ujar Sandra dengan suara gemetar kepada wartawan di lokasi, Kamis (20/3/2025), dikutip dari TribunJabar.id.

Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan, pelipis mata, dada, serta luka tusuk di bagian perut.

Meskipun dalam kondisi terluka, Asep Budi masih berupaya melawan dan mengejar pelaku hingga keluar rumah. Namun, tak berselang lama, ia meninggal dunia.

Pelaku Sempat Nanya Alamat Korban ke Warga

Sandra menyebut bahwa pelaku membawa senjata tajam, tetapi ia tidak mengenali sosok tersebut.

Selain itu, ia memastikan bahwa tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban.

“Dia pakai kupluk dan penutup muka, bawa pisau. Saya tidak kenal siapa dia,” katanya.

Pelaku rupanya sempat menanyakan alamat rumah korban kepada warga sekitar.

Hal ini diungkap oleh Ketua RW 10, Ivan Adi Gunawan.

“Ada laporan dari warga bahwa pelaku menanyakan alamat rumah korban dan meminta diantar ke Jatiluhur setelah kejadian,” ujar Ivan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.

“Pada tubuh korban, terdapat empat luka tusuk, yaitu ada di pipi, kemudian di ulu hati dan di lengan. Kemudian, juga ada satu sabetan di sekitar pundak. Akibatnya, korban mengalami pendarahan yang luar biasa, dan tewas di sekitar rumahnya,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah, di Mapolres Purwakarta, Kamis (20/3/2025) sore.

Identitas Pelaku Sudah Diketahui Polisi

Sementara itu, Tim Satreskrim dan Inafis Polres Purwakarta segera mendatangi rumah korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi.

Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini.

AKBP Lilik Ardiansyah mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Terduga pelaku kini tengah diburu oleh pihak kepolisian.

“Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi. Kami juga sudah mengantongi identitas pelaku,” ujarnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

PADANG - Diduga menyimpan dendam karena sering mendapatkan perundungan atau bullying dari temannya, R (17) siswa MAN 3 Padang - Sumatera Barat, meledakan bom...

KPK Dalami Aliran Dana Rp100 juta ke Gus Miftah dalam Kasus Korupsi Proyek JGSS

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah yang diduga menerima Rp 100 juta dari proyek pembangunan jalur...

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah – Jaksel

JAKARTA - Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku pria berinisial MY...

2 Saksi Ahli Nilai Penangkapan Ade Kunang Tidak Penuhi Karakteristik OTT

BANDUNG - Dua saksi ahli dihadirkan tim penasihat hukum Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang alias Abah Kunang, di persidangan...

Diduga Terlibat Kasus Asusila, Maskar Desak Bupati Karawang Copot Kadishub Muhana

KARAWANG - Beberapa orang yang mengatasnamakan gerakan Masyarakat Karawang (Maskar), melakukan aksi demonstrasi dan orasi di depan kantor Bupati Karawang, Senin (13/7/2026). Beberapa orang ini...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan