Kamis, September 3, 2026
spot_img

Ketua Komisi I DPRD Jabar Evaluasi Persiapan Pilkades Digital di Karawang

KARAWANG – Program Pilkades Digital atau Pemilihan Kepala Desa Elektronik (e-voting) di Jawa Barat merupakan terobosan baru dalam sistem demokrasi tingkat desa yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kebijakan ini mengubah metode pencoblosan konvensional menggunakan kertas suara menjadi pemungutan suara berbasis digital.

Kebijakan ini didasari oleh Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat, terkait Fasilitas Penyelenggaraan Pilkades Elektronik/Digital yang mencakup tata cara administrasi pemilih, tahapan, sosialisasi, hingga evaluasi.

“Program Pilkades digital ini juga mendapat dukungan dan restu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mewujudkan efisiensi dan transparansi,” tutur Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Dr. H. Rahmat Hidayat Djati M.IP., saat kunker di DPMD Karawang dalam rangka evaluasi persiapan Pilkades Digital, Rabu (2/9/2026).

Berita Lainnya  RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat Desember 2026

Kang RHD (sapaan akrab) menjelaskan, Pilkades Digital memiliki tujuan dan keunggulan yang diantaranya untuk efisiensi anggaran. Yaitu dimana lenggunaan sistem digital terbukti memangkas biaya logistik secara signifikan.

“Sebagai contoh, di Kabupaten Cianjur, penerapan e-voting untuk puluhan desa diklaim mampu menghemat anggaran hingga miliaran rupiah, karena tidak memerlukan pencetakan surat suara dan logistik kertas lainnya,” terangnya.

Disampaikannya, Pilkades Digital juga dapat mendorong transparansi dan kecepatan. Yaitu dimana penghitungan suara dapat dilakukan secara real-time dan akurat, meminimalisir human error dalam rekapitulasi suara manual.

Berita Lainnya  Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

“Kemudian modernisasi birokrasi desa, .endorong literasi digital bagi masyarakat di perdesaan,” terangnya.

Untuk Pilkades Digital ini, sambung RHD, sejumlah wilayah telah menjadi Pilot Project dalam pelaksanaannya. Sejumlah kabupaten di Jawa Barat bertahap menjadi pelopor atau pilot project pelaksanaan Pilkades digital ini.

Di antaranya Kabupaten Indramayu dan Karawang, Kabupaten Cianjur (misalnya puluhan desa yang menjadwalkan e-voting), Kabupaten Tasikmalaya dan beberapa kabupaten lainnya yang mempersiapkan ratusan desa untuk mengadopsi sistem ini.

Menurutnya, Pilkades Digital ini menjadi tantangan dan mitigasi risiko yang harus dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar bersama pemerintah daerah dalam mewaspadai beberapa tantangan utama dalam masa transisi pelaksanaan programnya.

Berita Lainnya  Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan 15 Desember 2026

Yaitu dari mulai menyangkut keamanan siber (Hacker), Perlindungan terhadap sistem dari potensi ancaman manipulasi data atau serangan siber.

Kemudian infrastruktur jaringan, mengingat tidak semua desa memiliki kestabilan jaringan internet yang sama, ketersediaan infrastruktur pendukung menjadi fokus utama.

“Terakhir adalah tantangan soal literasi digital. Yaitu dimana perlunya edukasi yang masif bagi warga desa, terutama kelompok lanjut usia, agar tidak gagap teknologi saat harus menggunakan bilik suara digital,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Praktisi Hukum Ancam Laporkan Kejari Karawang ke Jamwas dan Komjak RI

KARAWANG - Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan, Sony Adiputra SH., mengancam akan melaporkan Kejaksaan Negeri Karawang ke Jamwas (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan) dan...

Pelaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibungkus Kardus Ditangkap

BANDUNG - Pelaku pembunuhan wanita yang dibungkus kardus di Kota Bandung akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung. Informasi ini dibenarkan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi...

Polda Jabar Ungkap Kasus Pornografi dan Eksploitasi Anak, 8 Tersangka Diamankan

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat mengungkap jaringan pornografi dan eksploitasi seksual anak lintas wilayah dengan mengamankan delapan orang tersangka. Pengungkapan ini berawal...

Ratusan Santri Manbaul Hikam – Sidoarjo Keracunan Usai Santap Menu MBG

SIDOARJO - Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (1/9/2026) siang....

DPO 2 Tahun, Mantan Bupati Minahasa Utara Ditangkap di Mimika – Papua

Manado - Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) menangkap mantan Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan alias VAP di...

Hukum

Praktisi Hukum Ancam Laporkan Kejari Karawang ke Jamwas dan Komjak RI

KARAWANG - Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan, Sony Adiputra SH., mengancam akan melaporkan Kejaksaan Negeri Karawang ke Jamwas (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan) dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan