Jumat, September 11, 2026
spot_img

Disangka Begal, Korban Kecelakaan di Tasikmalaya Diamuk Massa

TASIKMALAYA – Aksi massa pecah di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, setelah seorang pengemudi pick up yang mengalami kecelakaan tunggal justru menjadi sasaran amuk warga.

Insiden ini dipicu oleh tingginya kewaspadaan warga terhadap aksi begal serta perilaku korban yang dianggap tidak wajar usai kendaraannya terperosok.

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, korban sempat berusaha menghentikan pengendara lain untuk meminjam kendaraan. Namun, ia justru melempari warga yang hendak menolong dengan batu.

“Tah ieu mobilna, rek ditulungan kalah maledog. Tah ieu batuna (ini mobilnya, mau ditolong malah melempar. Ini batunya), ” ujar seorang pria dalam rekaman tersebut sebagaimana video yang dilihat detikJabar pada Senin (27/7/2026).

Dalam potongan video lain, seorang pengemudi minibus mengaku sempat dihentikan oleh korban. Bukannya meminta bantuan secara normal, korban justru memaksa ingin mengambil alih kemudi mobil tersebut.

Berita Lainnya  5 Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

“Nyegat di dinya tadi ieu mobil cilaka, untung seueur jalmi di dieu, (mencegat di sana, ini mobil dia yang celakanya. Untung banyak orang di sini),” ungkap pria pengendara minibus saat memberikan keterangan kepada warga.

Saksi mata di lokasi, Ujang, menyebut perilaku korban memang di luar batas kewajaran. Ia menduga korban dalam kondisi mabuk sehingga memicu kemarahan warga di sekitar lokasi kejadian.

“Jadi memang dia ini kayaknya mabuk. Udah mah mobilnya celaka, malah ngamuk. Sempat buat warga juga ketakutan karena kayak kesurupan,” kata Ujang.

Menanggapi video viral tersebut, Kapolsek Bojonggambir Iptu Agus Sukmana memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan lalu lintas dan tidak ada unsur tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

“Bukan begal gak ada peristiwa pembegalan, sudah dipastikan karena anggota langsung turun tangan,” tegas Iptu Agus.

Berita Lainnya  Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

Identitas pengemudi diketahui bernama Cucu Yusuf, seorang wiraswasta asal Kampung Sindangkasih, Desa Singasari, Kecamatan Taraju. Sebelum kecelakaan, mobil pick up yang dikendarainya melaju kencang dari arah Bojonggambir menuju Culamega hingga akhirnya masuk ke perkebunan teh sedalam lima meter.

“Sebuah mobil pick up masuk ke kebun teh dan pengemudinya diduga mengalami kesurupan atau kayak mabuk,” jelas Agus.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa Cucu diduga mengonsumsi obat batuk dalam dosis berlebih sebelum berkendara, yang menyebabkan hilangnya kendali atas diri dan kendaraannya.

“Diduga karena meminum obat batuk dalam jumlah banyak, mobil yang dikendarai saudara Cucu terperosok ke kebun teh milik warga sekitar 5 meter dari bahu jalan,” tambahnya.

Kericuhan sempat terjadi saat warga datang menolong namun disambut tindakan agresif dari korban. Situasi baru dapat dikendalikan setelah tiga personel kepolisian, Aipda Ahmad, Aipda Angga Somantri, dan Bripka Rega Ramdani, tiba di lokasi untuk meredam emosi massa.

Berita Lainnya  Giliran Ratusan Siswa dan Guru di MAN 2 Rembang yang Keracunan MBG

“Setelah pihak desa dan petugas kepolisian datang, kesalahpahaman bisa diselesaikan. Tidak ada unsur pembegalan seperti yang sempat dikhawatirkan warga,” pungkas Agus.

Pihak kepolisian memastikan kejadian ini adalah kecelakaan tunggal yang dipicu kondisi fisik pengemudi. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terhasut informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan memastikan informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan kabar,” tutup Agus.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

KARAWANG - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang, Jawa Barat, menggelar doa bersama dan renungan untuk keselamatan 5...

Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah ‘Mensrea’

KARAWANG - Tim Penasihat Hukum tersangka VY, mantan Direktur Utama PT BAS, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Karawang yang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam...

Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang senilai lebih dari Rp 1 triliun dan USD 166 ribu yang disita dari hasil dugaan korupsi...

Kejari Karawang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Penyaluran KPR

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank...

Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

BANDUNG - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dalam laga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan