Senin, September 7, 2026
spot_img

Keluhkan Sakit Perut hingga Diare, Puluhan Santri Pesantren di Garut Keracunan MBG

GARUT – Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mansuriah di Mekarsari, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami gejala keracunan makanan. Mereka mengeluh sakit perut, mual, dan diare usai menyantap menu yang diduga berasal dari Makan Bergizi Gratis (MBG).

Puskesmas Cibatu pada Rabu (22/7/2026) malam, mendadak penuh oleh pasien yang mengeluh gejala keracunan makanan. Mereka yang mengeluh sakit perut, pusing hingga diare merupakan para santri dengan mayoritas usia SD dan SMP.

Saking membludaknya korban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, harus menambah jumlah tempat tidur lipat untuk menampung pasien tersebut.

Sudah ada 31 orang pasien yang telah dirujuk ke Puskesmas Cibatu. Selain dari Ponpes Al Mansuriah, ada juga pasien dari sekolah lain.

Berita Lainnya  Kerabat Dekat Cabuli Kakak Beradik di Tasikmalaya, Aksi Terbongkar karena Kepergok Nenek

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana mengatakan, informasi yang didapat dari pasien mengeluh gejala keracunan pasca mengkonsumsi MBG. Selain ada yang dimakan di pesantren, ada juga yang dibawa pulang ke rumah.

“Ada SD dan SMP, yang saat ini sudah berada di Puskesmas 31 orang. Ada yang di pesantren dan ada juga yang dari sekolah. Ya memang didapat sesuai informasi ada dari makanan berasal dari MBG, ada yang disantap disitu ada juga yang dibawa ke rumah,” jelasnya, Rabu (22/7/2026).

Berita Lainnya  Jabatan Dinonaktifkan Bupati, Kadishub Gowa Ngamuk Bubarkan Apel ASN

Pengakuan Santri Ponpes Al Mansuriah Garut yang Alami Gejala Keracunan

Sementara itu, salah seorang santri mengaku keluhan pusing dan sakit perut sebetulnya telah dirasa sejak kemarin. Namun gejalanya semakin parah pada hari ini, dan dirasakan sama oleh santri lainnya.

Menu yang mereka santap yaitu telur bumbu, rendang dan nasi. Belum diketahui sajian mana yang membuat mereka mengalami gejala keracunan, karena uji sample tengah dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

“Sakit perut, mual, sama BAB terus. Kerasanya dari kemarin, sama yang lainnya juga, pas sudah makan MBG,” ungkap Aceng Muhamad Arifin, pasien dugaan keracunan.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Prajurit TNI Saat Demo Akibat Kesalahpahaman

Diperkirakan jumlah pasien yang akan dirawat di Puskesmas Cibatu terus bertambah. Karena, selain disantap di pondok, ada juga siswa yang membawa menu MBG ke rumah masing-masing.

Sejauh ini, tidak ada laporan korban jiwa, akan tapi petugas medis masih berjibaku melayani pasien yang terus berdatangan.

Pihak kepolisian juga telah mengambil beberapa sampel untuk dilakukan uji laboratorium. Tak hanya itu, petugas akan memeriksa pihak dapur yang menyalurkan menu MBG kepada para pasien tersebut.***

Sumber : harapanrakyat.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

PURWAKARTA - Aksi seorang pria yang diduga melakukan pemalakan di sebuah minimarket di Purwakarta, Jawa Barat, berakhir setelah diamankan anggota polisi lalu lintas. Pelaku disebut...

Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

MALANG - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan kesepakatan untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dari Aliansi Malang Bergerak/Amarah Brawijaya guna menghentikan atau mengevaluasi...

Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

BANJAR - Aksi kejar-kejaran dramatis terjadi di jalanan dari Banjarmasin hingga Kabupaten Banjar pada Minggu petang, 6 September 2026, melibatkan mobil Honda CR-V hitam...

Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

KARO - Febiola Br Purba, siswi berprestasi korban dugaan keracuban program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dilaporkan mengalami gangguan ingatan...

Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah Kliennya Miliki ‘Mensrea’ Rugikan Negara dalam Korupsi KPR

KARAWANG - Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., Kuasa Hukum Sdr. VY - mantan Direktur PT. Bumi Arta Sedayu (PT BAS) periode tahun...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan