Senin, September 7, 2026
spot_img

Bangli di Rengasdengklok juga Ditertibkan, Bupati Aep : “Akan Dibangun Jalan Alternatif Tanjungpura-Rengasdengklok untuk Kurangi Kemacetan”

KARAWANG – Pemkab Karawang kembali meneruskan penertiban sejumlah bangunan liar (Bangli) yang dinilai membuat semrawut tata ruang hingga menjadi penyebab banjir.

Setelah Cikampek, kini giliran bangli di saluran pembuangan Kali Apoor, Dusun Cikangkung Barat, Desa
Rengasdengklok Utara, Kecamatan
Rengasdengklok, yang ditertibkan, Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan data Satpol PP Karawang, tercatat ada sekitar 117 unit bangli dan 78 unit jembatan pribadi dan umum yang dibongkar di atas saluran drainase di sepanjang Jalan Utama Cikangkung menuju Kecamatan Jayakerta, Tirtajaya, hingga Batujaya tersebut.

Berita Lainnya  Prabowo Klaim Respon Cepat Pemerintah Terhadap Bencana Gempa NTT

Dalam penertiban Bangli dan jembatan ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memantau langsung proses penertiban yang dilakukan aparat gabungan tersebut.

Proses pembongkaran jembatan yang berdiri di saluran drainase Rengasdengklok.

Bupati Aep menyatakan, penertiban Bangli ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemkab Karawang dalam mengatasi persoalan banjir yang hampir setiap tahun dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, selama ini banyak bangunan yang menutupi dan mempersempit saluran air, sehingga aliran drainase
tidak berfungsi secara optimal.

Akibatnya, saat hujan turun dengan intensitas tinggi, air meluap dan menggenangi jalan maupun permukiman warga.

Berita Lainnya  HUT Karawang ke-393, Pemkab Gelar Job Fair Desil 1 - 3

“Penataan ini bukan sekadar membongkar bangunan liar, tetapi mengembalikan fungsi drainase agar air dapat mengalir dengan lancar. Kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar menyentuhbakar permasalahan, bukan hanya penanganan sesaat ketika banjir datang,” kata Bupati Aep, melalui Instagram @aep_syaepulohse.

Di sisi lain, kata Bupati Aep, Pemkab juga memprioritaskan pembangunan jalan utama alternatif yang menghubungkan Tanjungpura menuju Rengasdengklok. Jalur baru ini akan dibangun melalui sisi irigasi dan nantinya tembus ke kawasan Pasar Baru Proklamasi Rengasdengklok.

Kehadiran jalan alternatif ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Tunggakjati, sekaligus memperlancar konektivitas masyarakat dan distribusi ekonomi di wilayah utara Karawang.

Berita Lainnya  Pastikan Bantuan Pompanisasi Bermanfaat bagi Petani, Mentan Amran Sidak Sawah di Kota Lumbung Padi

“Insyaallah, penataan infrastruktur akan terus kami lakukan secara bertahap. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, agar setiap program pembangunan dapat berjalan dengan lancar demi Karawang yang lebih tertata, bebas banjir, dan memiliki akses jalan yang semakin baik,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah Kliennya Miliki ‘Mensrea’ Rugikan Negara dalam Korupsi KPR

KARAWANG - Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., Kuasa Hukum Sdr. VY - mantan Direktur PT. Bumi Arta Sedayu (PT BAS) periode tahun...

Kejari Karawang Pamerkan Tumpukan Duit Sitaan Korupsi Penyaluran KPR PT. BAS

KARAWANG - Dalam perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Bank Himbara Kantor Cabang Karawang yang melibatkan PT. Bumi Arta...

Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR, Kerugian Negara Rp237 Miliar

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Jawa Barat, menetapkan 4 tersangka dalam kasus dugaan korupsi praktik manipulasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada salah...

Dugaan Upaya Makar, Ketum Projo Budi Arie Setiadi Dipolisikan

JAKARTA - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi kini berhadapan dengan proses hukum menyusul laporan dari Gerakan Cinta Prabowo (GCP). Grup tersebut mengadukannya relawan...

Korban Keracunan MBG Sudah Capai 43.838 Orang, JPPI : Seperti Kebal Hukum, Tak Ada Penyedia yang Diproses Hukum

JAKARTA - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyoroti maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kembali terjadi setelah libur sekolah. Kejadian itu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan