Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Bangli di Rengasdengklok juga Ditertibkan, Bupati Aep : “Akan Dibangun Jalan Alternatif Tanjungpura-Rengasdengklok untuk Kurangi Kemacetan”

KARAWANG – Pemkab Karawang kembali meneruskan penertiban sejumlah bangunan liar (Bangli) yang dinilai membuat semrawut tata ruang hingga menjadi penyebab banjir.

Setelah Cikampek, kini giliran bangli di saluran pembuangan Kali Apoor, Dusun Cikangkung Barat, Desa
Rengasdengklok Utara, Kecamatan
Rengasdengklok, yang ditertibkan, Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan data Satpol PP Karawang, tercatat ada sekitar 117 unit bangli dan 78 unit jembatan pribadi dan umum yang dibongkar di atas saluran drainase di sepanjang Jalan Utama Cikangkung menuju Kecamatan Jayakerta, Tirtajaya, hingga Batujaya tersebut.

Berita Lainnya  Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

Dalam penertiban Bangli dan jembatan ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memantau langsung proses penertiban yang dilakukan aparat gabungan tersebut.

Proses pembongkaran jembatan yang berdiri di saluran drainase Rengasdengklok.

Bupati Aep menyatakan, penertiban Bangli ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemkab Karawang dalam mengatasi persoalan banjir yang hampir setiap tahun dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, selama ini banyak bangunan yang menutupi dan mempersempit saluran air, sehingga aliran drainase
tidak berfungsi secara optimal.

Akibatnya, saat hujan turun dengan intensitas tinggi, air meluap dan menggenangi jalan maupun permukiman warga.

Berita Lainnya  Laporan Menko Airlangga ke Prabowo Klaim Pengangguran Indonesi Menurun Sejak 1994

“Penataan ini bukan sekadar membongkar bangunan liar, tetapi mengembalikan fungsi drainase agar air dapat mengalir dengan lancar. Kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar menyentuhbakar permasalahan, bukan hanya penanganan sesaat ketika banjir datang,” kata Bupati Aep, melalui Instagram @aep_syaepulohse.

Di sisi lain, kata Bupati Aep, Pemkab juga memprioritaskan pembangunan jalan utama alternatif yang menghubungkan Tanjungpura menuju Rengasdengklok. Jalur baru ini akan dibangun melalui sisi irigasi dan nantinya tembus ke kawasan Pasar Baru Proklamasi Rengasdengklok.

Kehadiran jalan alternatif ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Tunggakjati, sekaligus memperlancar konektivitas masyarakat dan distribusi ekonomi di wilayah utara Karawang.

Berita Lainnya  Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

“Insyaallah, penataan infrastruktur akan terus kami lakukan secara bertahap. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, agar setiap program pembangunan dapat berjalan dengan lancar demi Karawang yang lebih tertata, bebas banjir, dan memiliki akses jalan yang semakin baik,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan