Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Sekap dan Aniaya Kekasih yang Dikenal di Medsos

BEKASI – Polisi menangkap pria berinisial HSLT (29) yang menganiaya dan menyekap kekasihnya, TS (25), di sebuah rumah kos di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Pelaku ditangkap saat bersembunyi di rumah temannya di wilayah Jakarta Timur pada Jumat (17/7/2026), usai kasus tersebut dilaporkan ke Polres Metro Bekasi.

“Polres Metro Bekasi telah menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap seorang perempuan yang sempat viral di media sosial karena disertai penyekapan di sebuah rumah kos,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Ikhlas Putro Wasono dalam konferensi pers, Selasa (21/7/2026).

Berita Lainnya  Duel Maut Rebutan Janda, Pria di Kendal Tewas Ditangan Tetangganya Sendiri

Rangkaian kekerasan bermula setelah pelaku dan korban terlibat pertengkaran pada Senin (29/6/2026). Sejak saat itu, pelaku diduga berulang kali menganiaya korban hingga 8 Juli 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga terbakar api cemburu setelah mengetahui pacarnya berkomunikasi dengan pria lain.

“Pelaku mengetahui riwayat perjalanan korban yang menunjukkan korban masih bertemu dengan pria lain. Hal itu memicu pelaku melakukan penganiayaan sejak 2 hingga 8 Juli 2026,” kata Ikhlas.

Korban mengalami lebam pada kedua mata, kening, pipi kanan, lengan kiri bagian atas, serta kedua lengan bagian bawah.

Berita Lainnya  Balita 3 Tahun di Karawang Dianiaya 2 Bocah, Alat Kelamin Korban Ditusuk Sate dan Digunting

Polisi menyebut motif sementara pelaku adalah rasa cemburu dan sakit hati terhadap korban. Diketahui, pelaku dan korban berkenalan melalui media sosial Instagram sekitar April 2026.

Hubungan keduanya sempat putus sambung sebelum akhirnya kembali berpacaran dan tinggal bersama di sebuah rumah kos di Wisma Elang.

Namun, korban melarikan diri karena tidak lagi sanggup menerima perlakuan pelaku.

“Saat pelaku keluar dari kamar kos, korban memanfaatkan kesempatan untuk melarikan diri melalui jendela. Kemudian datang ke Polres Metro Bekasi untuk membuat laporan,” ujar Ikhlas.

Berita Lainnya  Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu kaus lengan pendek berwarna merah putih, satu celana jeans berwarna hijau, serta hasil visum korban.

Atas perbuatannya, HSLT dijerat Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan atau denda paling banyak kategori III sebesar Rp 50 juta.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan