Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI – Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi.

Hal itu diungkap oleh anggota DPRD Kota Sukabumi, Henry Slamet yang mengatakan bahwa total keseluruhan dana dari provinsi kini mengalami penurunan.

“Sekarang kita cuman menerima dana bantuan dari provinsi itu hanya Rp 1,5 miliar dari Rp 80 miliar di kepemimpinan Ridwan Kamil,” kata Henry, dilansir dari Kompas.

Berita Lainnya  KPK Bantah Video Penangkapan Nusron Wahid, Upaya Jemput Paksa Masih Dipertimbangkan

Henry memaparkan bahwa besaran transfer dana dari provinsi tersebut memang mengalami penurunan dari setiap periode Gubernur Jawa Barat.

Saat masa kepemimpinan Ahmad Heriawan Kota Sukabumi mendapatkan Rp 113 miliar, Masa Ridwan Kamil Rp 80 miliar, dan di masa Gubernur Dedi Mulyadi Rp 1,5 miliar.

“Kalau pun ada pengurangan jangan sampe Rp 1,5 Miliar banget, idealnya meski karena efesiensi minimal Rp 40 miliar atau Rp 50 miliar-lah, jangan dari Rp 80 miliar langsung turun ke Rp 1,5 miliar supaya kita ada dana tambahan sedikit untuk program program itu ada anggarannya,” kata Henry.

Berita Lainnya  Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

Selain dampak pengurangan transfer keuangan dari Pemprov Jabar, Henry menuturkan bahwa tahun ini Kota Sukabumi juga tak mendapat jatah kuota BPJS dari pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia kemudian mengkritik keras political will dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar bisa memprioritaskan program yang menyentuh masyarakat daripada kegiatan seremonial.

“BPJS bantuan provinsi untuk Kota Sukabumi tahun ini tidak ada, biasanya kita dapet bantuan 40 persen kini tidak ya, (padahal) kita lebih memerlukan bantuan untuk orang sakit dari pada ada program arak-arakan naik kuda seperti raja,” tutup Henry.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan