Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

KDM Mau Jadikan Tuparev sebagai Kota Tua, Ikonik Ruang Publik Karawang yang Tidak Semrawut

KARAWANG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menginginkan Kawasan Jalan Tuparev – Karawang menjadi ruang publik yang ramah pejalan kaki hingga bebas dari parkir liar.

Bahkan dalam gagasan untuk menata Kawasan Jalan Tuparev agar tidak ‘semrawut’, KDM mengaku akan mejadikannya sebagai ‘Kota Tua’ yang ikonik.

KDM menyebut jika Jalan Tuparev memiliki nilai historis dan potensi ekonomi yang besar. Tetapi kondisinya saat ini dinilai masih semrawut dan kurang tertata secara estetika.

Berita Lainnya  MUI Karawang Minta Aparat Tindak Tegas Pesta LGBT di THM Tak Berizin

“Tuparev itu harusnya menjadi ikon. Saya ingin Tuparev disulap menjadi kawasan Kota Tua-nya Karawang. Trotoarnya diperlebar, bangunannya dipertahankan arsitektur lamanya, dan pencahayaannya dibuat artistik,” tutur KDM, saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Karawang, dilansir dari instagram @informasi_karawang, Sabtu (9/5/2026).

Selain penataan bangunan dan jalan, KDM juga berencana menghadirkan ruang publik bernama Pelataran Cinta” yang difungsikan sebagai tempat interaksi masyarakat.

“Nanti kita buatkan Pelataran Cinta. Bukan berarti tempat orang pacaran yang negatif, tapi ruang publik tempat bertemunya rasa kasih sayang antarwarga. Tempat seniman berekspresi, tempat warga berjalan kaki dengan nyaman, dan tempat UMKM lokal naik kelas,” katanya.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

Menurut KDM, konsep tersebut bertujuan menghidupkan kembali identitas Karawang sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara industri, tetapi juga memiliki karakter budaya dan ruang terbuka yang humanis.

la juga menargetkan kawasan Jalan Tuparev ke depan terbebas dari parkir liar dan memiliki tata lalu lintas yang lebih tertib, agar masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati suasana kota dengan nyaman.

“Kalau penataannya bagus, ekonomi pasti tumbuh. Orang akan datang ke sini bukan cuma buat belanja, tapi buat wisata sejarah dan kuliner. Karawang harus punya kebanggaan estetika,” pungkasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan