Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Pedagang Kembali Tempati Badan Jalan, Plt Bupati Bekasi Sidak Pasar Tumpah SGC

BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Jl. RE Martadinata tepatnya di area pasar tumpah SGC, pada Senin (4/5/2026).

Sidak ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait aktivitas pedagang yang kembali menggunakan badan jalan untuk berjualan.

Dalam keterangannya di lokasi, Asep mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari warga mengenai kondisi pasar yang dinilai kembali semrawut setelah sebelumnya sempat dilakukan penataan.

“Saya sudah mendengar pengaduan dari masyarakat, bahwa pedagang mulai maju lagi ke tengah jalan. Makanya hari ini saya sengaja sidak untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya, bukan untuk aktivitas jualan,” tegasnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Resmi Lepas 689 Personel Atlet yang Berlaga di Porprov XV Jabar 2026

Saat peninjauan, Asep menemukan masih adanya pedagang yang berjualan di badan jalan, sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Ia pun langsung mengambil langkah cepat dengan mengarahkan sejumlah pedagang untuk menempati lahan kosong yang tersedia.

“Tadi saya lihat ada lahan kosong. Untuk sekitar 20 pedagang, mulai malam ini harus sudah pindah dan berjualan di sana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa penataan pasar tumpah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menciptakan kawasan pasar yang tertib, rapi, dan nyaman.

Ia bahkan menargetkan kawasan tersebut ke depan dapat diperbaiki secara menyeluruh, mulai dari pengaspalan hingga penataan visual.

“Kedepannya kita ingin kawasan ini tertata. Jalannya kita aspal, kita rapikan, kita cat supaya terlihat indah. Kalau masih acak-acakan dan mengganggu aktivitas masyarakat, tentu tidak baik,” katanya.

Berita Lainnya  Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

Untuk memastikan penertiban berjalan optimal, Pemkab Bekasi akan melakukan pengawasan ketat selama 10 hari ke depan dengan melibatkan Satpol PP, kepolisian, hingga unsur TNI.

“Kita akan jaga bersama selama 10 hari ke depan. Kita ingin ada kerja sama antara pemerintah dan pedagang. Jalan raya ini untuk kendaraan, bukan untuk berjualan,” tegas Asep.

Dalam rencana jangka panjang, Pemkab Bekasi juga tengah menyiapkan konsep relokasi pasar tumpah ke area yang lebih representatif.

Asep menyebutkan, pihaknya memiliki lahan seluas sekitar 2,6 hektare yang dinilai cukup untuk menampung seluruh pedagang, yang diperkirakan mencapai sekitar 320 dolak.

Berita Lainnya  Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

“Ke depan kita siapkan pasar yang lebih luas dan tertata. Ada area parkir, ada zona pasar tradisional, semua rapi. Dengan lahan 2,6 hektare, saya yakin cukup untuk menampung seluruh pedagang,” jelasnya.

Ia pun berharap para pedagang dapat memahami kebijakan ini demi kepentingan bersama, khususnya dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

“Intinya kita ingin tertib bersama. Pedagang juga tetap bisa berjualan dengan nyaman, masyarakat pun tidak terganggu,” pungkasnya.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan