Senin, Juli 27, 2026
spot_img

Tunggakan JKN Belum Dibayarkan, Warga Bekasi Tak Dapat Layanan Kesehatan di Rumah Sakit

BEKASI – Sebagian warga Kabupaten Bekasi tak bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit (RS). Terutama mereka yang berstatus peserta nonaktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU) dan Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBI APBD).

Kondisi itu terjadi karena Pemerintah Kabupaten Bekasi belum melunasi tunggakan iuran JKN kepada BPJS Kesehatan sebagai pengelola program tersebut. Berdasarkan catatan Radar Bekasi, total tunggakan dari dua segmen tersebut hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp247,8 miliar.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Boby Agus Ramdan, menilai kewajiban tersebut harus segera diselesaikan. Selama tunggakan masih ada, status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas belum dapat dicapai.

Berita Lainnya  Diduga Soal Perbuatan Asusila, Kadishub Karawang Dilaporkan ke BKN

Diketahui, UHC Prioritas merupakan program jaminan kesehatan daerah yang memastikan seluruh warga, terutama kelompok rentan, mendapatkan akses layanan kesehatan gratis, dan cepat hanya dengan menunjukkan KTP.

“Kalau masih ada tunggakan, otomatis kita belum bisa masuk UHC prioritas. Artinya warga belum bisa langsung berobat ke rumah sakit hanya dengan KTP,” tutur Boby.

Ia mengingatkan, keberhasilan layanan gratis di puskesmas tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Kebutuhan layanan kesehatan di rumah sakit, kata dia, justru lebih mendesak.

Berita Lainnya  Ghazali Center Soroti 'Conflict of Interest' Pengisian Anggota BPD di Karawang

“Kalau UHC prioritas tercapai, warga tidak perlu lagi khawatir. Mau ke puskesmas atau rumah sakit, semua sudah tercover. Ini yang harus dikejar, bukan hanya layanan gratis di tingkat dasar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Arief Kurnia, menyatakan warga masih bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di Puskesmas cukup dengan KTP Kabupaten Bekasi.

“Walaupun nggak punya BPJS Kesehatan, kalau warga yang punya KTP Kabupaten Bekasi bisa berobat gratis di Puskesmas Kabupaten Bekasi,” ungkap Arief.

Kabupaten Bekasi saat ini masih berada dalam kategori UHC Madya. Tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 99,62 persen, namun keaktifan peserta baru 81,37 persen.

Berita Lainnya  Viral Video Siswa Buang MBG ke Gerobak Pasir, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Meski syarat kepesertaan telah terpenuhi, Arief mengakui status UHC Prioritas belum bisa dicapai karena masih adanya tunggakan kepada BPJS Kesehatan yang tengah dalam proses penyelesaian.

“Memang kalau untuk BPJS secara kepesertaan kita sudah memenuhi syarat untuk masuk ke UHC Prioritas. Tapi karena ada tunggakan sehingga belum, maka itu ini tengah proses pembayaran,” kata Arief. (ris)

Sumber : radarbekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Polisi Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Terduga Maling Ayam

TABANAN - Polres Tabanan telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan berat, hingga mengakibatkan korban meninggal, yakni pria berinisial KD, warga Desa Sidetapa,...

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan