Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Sering Disindir Subang Kumuh dan Kotor, KDM : Saya Suka Ditertawakan!

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan catatan kritis terkait penataan ruang di Kabupaten Subang. Hal tersebut disampaikannya dalam pidato pada Sidang Paripurna HUT ke-78 Kabupaten Subang yang digelar di Gedung DPRD Subang, Senin (6/4/2026).

Dalam sambutannya, Dedi menyoroti kondisi pusat kota Subang yang dinilainya masih jauh dari kata rapi. Ia menyebut kesan kumuh dan kotor masih sangat terasa, sehingga identitas pusat kota menjadi tidak jelas.

Berita Lainnya  Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

“Saya bingung, Pak, kalau mau ditanya Pak Dedi, Subang pusat kotanya di mana?,” ujar Dedi berseloroh di hadapan para anggota dewan dan jajaran Pemkab Subang.

Gubernur menekankan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang segera melakukan langkah nyata dalam membenahi estetika kota. Salah satu poin utama yang disoroti adalah penertiban pedagang.

Sentilan ini bukan tanpa alasan. Dedi mengaku kerap mendapat sindiran dari pihak luar mengenai kondisi daerah asalnya tersebut.

Berita Lainnya  Bangli di Rengasdengklok juga Ditertibkan, Bupati Aep : "Akan Dibangun Jalan Alternatif Tanjungpura-Rengasdengklok untuk Kurangi Kemacetan"

“Soalnya saya suka ditertawakan, kan itu kotanya Pak Gubernur,” ungkapnya dengan nada bercanda namun penuh penekanan.

Meski mengkritik penataan kota, Dedi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen membangun infrastruktur di wilayah Subang.

Beberapa capaian perbaikan jalan provinsi yang telah dilakukan meliputi Ruas Sadang – Cikamurang, Ruas Wanayasa – Cisalak dan Jalur dari Ciater hingga Pamanukan.

Gubernur berharap sinergi antara Pemprov dan Pemkab terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga hasil pembangunan yang sudah ada agar selaras dengan kebersihan dan ketertiban tata ruang kota.***

Berita Lainnya  Menteri PPN : "MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja"

Sumber : kotasubang.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan