Senin, April 6, 2026
spot_img

Sering Disindir Subang Kumuh dan Kotor, KDM : Saya Suka Ditertawakan!

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan catatan kritis terkait penataan ruang di Kabupaten Subang. Hal tersebut disampaikannya dalam pidato pada Sidang Paripurna HUT ke-78 Kabupaten Subang yang digelar di Gedung DPRD Subang, Senin (6/4/2026).

Dalam sambutannya, Dedi menyoroti kondisi pusat kota Subang yang dinilainya masih jauh dari kata rapi. Ia menyebut kesan kumuh dan kotor masih sangat terasa, sehingga identitas pusat kota menjadi tidak jelas.

Berita Lainnya  Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

“Saya bingung, Pak, kalau mau ditanya Pak Dedi, Subang pusat kotanya di mana?,” ujar Dedi berseloroh di hadapan para anggota dewan dan jajaran Pemkab Subang.

Gubernur menekankan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang segera melakukan langkah nyata dalam membenahi estetika kota. Salah satu poin utama yang disoroti adalah penertiban pedagang.

Sentilan ini bukan tanpa alasan. Dedi mengaku kerap mendapat sindiran dari pihak luar mengenai kondisi daerah asalnya tersebut.

Berita Lainnya  Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

“Soalnya saya suka ditertawakan, kan itu kotanya Pak Gubernur,” ungkapnya dengan nada bercanda namun penuh penekanan.

Meski mengkritik penataan kota, Dedi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen membangun infrastruktur di wilayah Subang.

Beberapa capaian perbaikan jalan provinsi yang telah dilakukan meliputi Ruas Sadang – Cikamurang, Ruas Wanayasa – Cisalak dan Jalur dari Ciater hingga Pamanukan.

Gubernur berharap sinergi antara Pemprov dan Pemkab terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga hasil pembangunan yang sudah ada agar selaras dengan kebersihan dan ketertiban tata ruang kota.***

Berita Lainnya  Meski WFH, Wali Kota Bekasi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Sumber : kotasubang.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dalam Pengaruh Alkohol, Pelaku Minta ‘Jatprem’ untuk Beli Miras, Polisi Amankan Tersangka Lain

PURWAKARTA - Pelarian pelaku penganiayaan yang menewaskan Dadang (58), tuan rumah hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, akhirnya terhenti. Tim gabungan Satreskrim Polres...

Preman Kampung Otak Pelaku Pengeroyokan Maut Ditangkap

PURWAKARTA - Tim Resmob Satreskrim Polres Purwakarta berhasil menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap pemangku hajat yang berujung maut di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti,...

DAU hingga Dana Desa Bisa Biayai Kopdes Merah Putih

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan aturan baru terkait pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Aturan ini membuka penggunaan dana transfer ke daerah...

Bantah Tudingan Danai Kasus Ijazah Jokowi,  Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim

JAKARTA -  Wakil Presiden RI ke-10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) bakal melaporkan tudingan dirinya sebagai pendana kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7...

KDM akan Tindak Pungli ‘Nembak KTP’ Rp 700 Ribu hingga Tarif Ilegal Jembatan Cirahong

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi segera menindaklanjuti dugaan pungutan liar yang terjadi pada seorang warga Kabupaten Bandung Barat saat akan membayar pajak...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan