Minggu, Maret 29, 2026
spot_img

Antisipasi Lonjakan Sampah Lebaran, DLH Bekasi Buka 2 Zona TPA

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membuka dua zona buang sekaligus pada area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng sebagai langkah antisipasi lonjakan volume sampah masyarakat usai periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait menyatakan opsi pembukaan dua zona pembuangan menjadi strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah sepanjang libur Lebaran guna memastikan pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan signifikan.

“Zona utara dan selatan kita buka sekaligus begitu selesai periode libur Idul Fitri kemarin agar sampah yang dibawa ke TPA Burangkeng bisa segera diproses ke pembuangan,” katanya di Cikarang, Sabtu (28/3/2026).

Dia menyatakan lonjakan volume sampah terjadi usai penutupan sementara aktivitas di TPA Burangkeng pada 20-24 Maret 2026 berkaitan libur dan cuti bersama Idul Fitri sehingga dibutuhkan penanganan khusus agar seluruh sampah dapat ditampung secara optimal.

Berita Lainnya  Wali Murid Marah-marah Datangi Dapur SPPG Pancawati - Karawang

Pihaknya mencatat sejak dibuka kembali pada Rabu (25/3/2026) tercatat sedikitnya ada 100 kendaraan truk pengangkut sampah yang masuk ke TPA Burangkeng untuk bongkar muat. Satu armada truk rata-rata mengangkut sampah seberat 4-5 ton.

Sehari setelahnya atau Kamis (26/3/2026) jumlah armada pengangkut sampah yang masuk dan tercatat pada basis data UPTD Pengelolaan Sampah TPA Burangkeng bertambah menjadi 150 kendaraan.

Lonjakan signifikan terjadi pada Jumat (27/3/2026) di mana aktivitas pembuangan melayani hingga 370 truk pengangkut sampah. “Alhamdulillah, meskipun terjadi peningkatan hingga ratusan kendaraan, kondisi masih dalam tahap wajar karena antrean bisa diantisipasi dengan membuka dua zona sekaligus,” ucapnya.

Dirinya menyebut aktivasi dua zona buang ini terbukti efektif mengurai antrean kendaraan pengangkut sampah yang meningkat selama periode arus mudik dan balik Lebaran sehingga pelayanan pengelolaan sampah dapat dijalankan secara optimal.

Berita Lainnya  Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

Donny mengaku aktivitas mudik berdampak pada penurunan volume sampah khususnya sektor rumah tangga mengingat banyak warga Kabupaten Bekasi berstatus pendatang namun di sisi lain, geliat perekonomian masyarakat sepanjang libur Lebaran turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi sampah.

“Banyak pelaku usaha kecil yang membuka lapak dadakan dan mereka menghasilkan sampah. Bagus dari aspek perekonomian namun sayangnya masih ada yang buang sampah sembarang, di TPS liar maupun bantaran sungai. Kami optimalkan peran segenap UPTD untuk mengangkut sampah-sampah tersebut ke TPA,” ucapnya.

Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas LH Kabupaten Bekasi Mansur Sulaiman melanjutkan mitigasi pencegahan lonjakan sampah turut dilakukan melalui sejumlah upaya. Salah satunya, sosialisasi kepada masyarakat terkait gerakan mudik tanpa sampah.

“Upaya ini penting dilakukan terutama kepada para pemudik, mengingat Kabupaten Bekasi menjadi jalur lintasan dengan proyeksi lebih dari satu juta pemudik,” katanya.

Berita Lainnya  Sumringah Warga Palawad saat Gubuk Reotnya Segera Dibangun Rulahu

Langkah lain dengan memastikan kesiapan armada pengangkut sampah jauh-jauh hari sebelum periode libur hari raya, mencakup perawatan kendaraan hingga ketersediaan bahan bakar minyak sehingga operasional tetap berjalan maksimal tanpa penambahan armada baru.

Pihaknya juga berencana menggandeng swasta dalam pengelolaan sampah non organik usai Lebaran melalui skema penambangan atau mining di area TPA Burangkeng dengan tujuan menekan volume sampah yang sudah menumpuk.

“Kami turut mengimbau segenap masyarakat untuk dapat memilah sampah dari rumah masing-masing sebagai solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi beban di TPA Burangkeng,” kata dia.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

SC Muskab KADIN Jawab Isu ‘Cawe-cawe’, Bupati Aep : Semua Calon Orang-orang Terbaik dan Berintegritas

KARAWANG - Perhelatan calon ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang mulai menuai sorotan publik. Hal ini berawal karena adanya dugaan 'cawe-cawe' pejabat...

Dedi Mulyadi Geram Lihat Gapura Kumuh Penuh Sampah dan Banyak PKL

SUBANG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kembali menunjukkan aksi tegasnya saat memantau kondisi gapura perbatasan antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat...

Polisi Selidiki Penemuan Jasad Bayi di Aliran Kali Pacing – Bekasi

BEKASI - Petugas kepolisian menyelidiki kasus penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Kali Pacing, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa...

Profil 3 Calon Ketua KADIN Karawang, Berebut Restu Bupati Aep

KARAWANG - Perhelatan pemilihan ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang pada Muskab ke-VIII yang akan digelar di Mercure Hotel Karawang pada 15...

Kapolda Jabar Cek Kesiapan Arus Balik di Rest Area Tol Cipali

SUBANG – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Rudi Setiawan melakukan pengecekan langsung kesiapan arus balik Idul Fitri 1447 H/2026 M di sejumlah rest area...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan