Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Polisi Selidiki Penemuan Jasad Bayi di Aliran Kali Pacing – Bekasi

BEKASI – Petugas kepolisian menyelidiki kasus penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Kali Pacing, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (28/3).

“Anggota kami langsung menuju lokasi TKP (tempat kejadian perkara) penemuan jasad bayi setelah menerima laporan dari warga,” kata Kapolsek Kedungwaringin Ajun Komisaris Pol. Muhammad Trisno di Cikarang, Minggu.

Berdasarkan laporan yang diterima petugas, kata dia, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan warga pada Sabtu (28/3) sore pukul 16.00 WIB dalam kondisi mengambang di aliran sungai.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya"

Saat ditemukan, jasad bayi tersebut dalam kondisi telah membusuk dengan tali plasenta yang masih menempel di tubuhnya.

Berdasarkan dugaan awal, bayi malang itu baru berusia beberapa hari. Namun, untuk memastikan usia hingga penyebab kematian, jenazah telah dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi guna dilakukan autopsi.

“Kami juga memanggil tim identifikasi dari Polres Metro Bekasi untuk membantu proses evakuasi serta penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Dugaan sementara, bayi ini sengaja dibuang ke aliran sungai oleh seseorang. Polisi masih terus mendalami kasus ini, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Berita Lainnya  Polisi Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi, GCI Desak Hasil Uji Forensik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Dibuka ke Publik

Selain itu, tim dari Polsek Kedungwaringin juga diturunkan untuk mencari informasi tambahan terkait asal-usul bayi tersebut dan pihak yang bertanggung jawab atas tindakan ini.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” kata dia.

Warga setempat Muhammad Iqbal (38) mengaku mengetahui peristiwa nahas tersebut dari cerita masyarakat. Saat tiba di lokasi penemuan, puluhan warga sudah ramai menyaksikan proses evakuasi oleh petugas.

Berita Lainnya  Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

“Saya sampai sore sebelum maghrib, sudah ramai banget warga kemarin mas, mereka juga menyaksikan dari dekat proses evakuasi. Kok ada ya orang yang tega membuang bayi seperti itu,” katanya.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan