Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Antisipasi Lonjakan Sampah Lebaran, DLH Bekasi Buka 2 Zona TPA

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membuka dua zona buang sekaligus pada area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng sebagai langkah antisipasi lonjakan volume sampah masyarakat usai periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait menyatakan opsi pembukaan dua zona pembuangan menjadi strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah sepanjang libur Lebaran guna memastikan pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan signifikan.

“Zona utara dan selatan kita buka sekaligus begitu selesai periode libur Idul Fitri kemarin agar sampah yang dibawa ke TPA Burangkeng bisa segera diproses ke pembuangan,” katanya di Cikarang, Sabtu (28/3/2026).

Dia menyatakan lonjakan volume sampah terjadi usai penutupan sementara aktivitas di TPA Burangkeng pada 20-24 Maret 2026 berkaitan libur dan cuti bersama Idul Fitri sehingga dibutuhkan penanganan khusus agar seluruh sampah dapat ditampung secara optimal.

Berita Lainnya  Tak Ada Lagi Dualisme KADIN Karawang, Rafiudin Firdaus Kepemimpinan yang Sah

Pihaknya mencatat sejak dibuka kembali pada Rabu (25/3/2026) tercatat sedikitnya ada 100 kendaraan truk pengangkut sampah yang masuk ke TPA Burangkeng untuk bongkar muat. Satu armada truk rata-rata mengangkut sampah seberat 4-5 ton.

Sehari setelahnya atau Kamis (26/3/2026) jumlah armada pengangkut sampah yang masuk dan tercatat pada basis data UPTD Pengelolaan Sampah TPA Burangkeng bertambah menjadi 150 kendaraan.

Lonjakan signifikan terjadi pada Jumat (27/3/2026) di mana aktivitas pembuangan melayani hingga 370 truk pengangkut sampah. “Alhamdulillah, meskipun terjadi peningkatan hingga ratusan kendaraan, kondisi masih dalam tahap wajar karena antrean bisa diantisipasi dengan membuka dua zona sekaligus,” ucapnya.

Dirinya menyebut aktivasi dua zona buang ini terbukti efektif mengurai antrean kendaraan pengangkut sampah yang meningkat selama periode arus mudik dan balik Lebaran sehingga pelayanan pengelolaan sampah dapat dijalankan secara optimal.

Berita Lainnya  Arif Dianto: "MBG dan KDKMP Harus Terukur, Jangan Menutup Ruang Kritik Rakyat

Donny mengaku aktivitas mudik berdampak pada penurunan volume sampah khususnya sektor rumah tangga mengingat banyak warga Kabupaten Bekasi berstatus pendatang namun di sisi lain, geliat perekonomian masyarakat sepanjang libur Lebaran turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi sampah.

“Banyak pelaku usaha kecil yang membuka lapak dadakan dan mereka menghasilkan sampah. Bagus dari aspek perekonomian namun sayangnya masih ada yang buang sampah sembarang, di TPS liar maupun bantaran sungai. Kami optimalkan peran segenap UPTD untuk mengangkut sampah-sampah tersebut ke TPA,” ucapnya.

Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas LH Kabupaten Bekasi Mansur Sulaiman melanjutkan mitigasi pencegahan lonjakan sampah turut dilakukan melalui sejumlah upaya. Salah satunya, sosialisasi kepada masyarakat terkait gerakan mudik tanpa sampah.

“Upaya ini penting dilakukan terutama kepada para pemudik, mengingat Kabupaten Bekasi menjadi jalur lintasan dengan proyeksi lebih dari satu juta pemudik,” katanya.

Berita Lainnya  LBH Cakra Indonesia Tuding Ratusan Proyek RKB 'Acak-acakan', Kadisdikbud Janji Evaluasi Tambah Konsultan

Langkah lain dengan memastikan kesiapan armada pengangkut sampah jauh-jauh hari sebelum periode libur hari raya, mencakup perawatan kendaraan hingga ketersediaan bahan bakar minyak sehingga operasional tetap berjalan maksimal tanpa penambahan armada baru.

Pihaknya juga berencana menggandeng swasta dalam pengelolaan sampah non organik usai Lebaran melalui skema penambangan atau mining di area TPA Burangkeng dengan tujuan menekan volume sampah yang sudah menumpuk.

“Kami turut mengimbau segenap masyarakat untuk dapat memilah sampah dari rumah masing-masing sebagai solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi beban di TPA Burangkeng,” kata dia.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan