Kamis, Maret 19, 2026
spot_img

Sempat akan Dipangkas Purbaya, BGN Pastikan Anggaran MBG Tetap Rp 335 Triliun

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan anggaran terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dipangkas sebagai bentuk antisipasi pemerintah atas kenaikan harga energi global, seperti yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya.

Hal ini disampaikan Dadan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta Purbaya dan sejumlah perwakilan Kementerian/Lembaga lain di Kantor Kemenko Perekonomian siang ini.

“Ya kita membicarakan terkait harmonisasi anggaran yang perlu dilakukan terutama menyikapi situasi,” kata Dadan saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (16/3/2026).

Sesuai keputusan rapat tadi, Dadan menyebut anggaran yang diterima BGN masih sama dengan yang sudah tertuang dalam APBN 2026 yakni Rp 335 triliun.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Semua Kecamatan

“Sementara kita masih tetap dengan yang ada, terutama yang sudah ditetapkan dengan anggaran APBN 2026,” ujar Dadan.

“Tadi sudah kita bicarakan terkait dengan hal itu. Untuk sementara kita masih belum ada perubahan dan menunggu situasi yang aman,” sambungnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pangkas anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) jika harga minyak mentah dunia terus mengalami kenaikan. Langkah ini dimaksudkan untuk menghemat APBN dan menekan defisit fiskal.

Sebab dari hasil perhitungan Kemenkeu saat ini, tekanan harga minyak berpotensi memperlebar defisit APBN. Jika terpaksa perlu ada penyesuaian anggaran imbas melonjaknya harga minyak, maka akan ada langkah penghematan anggaran.

Berita Lainnya  5 Tahun Tak Ada Pembangunan, 42 Jembatan di Jabar Terancam Roboh

“Kalau harganya US$ 92 selama setahun rata-rata, maka defisitnya jadi 3,6% lebih. Kita akan melakukan langkah-langkah supaya itu tidak terjadi. Bisa ada yang lain kan, bisa penghematan misalnya di MBG,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (6/3/2026).

“Yang jelas MBG bagus tapi kita akan cegah kalau ada belanja yang tidak terlalu mendukung langsung makanan itu yang lain-lain. Misalnya beli motor SPPG, jadi ganti motor, mereka senang, saya rugi. Misalnya lagi beli komputer di SPPG dikasih komputer,” sambung Purbaya.

Di luar itu, Kementerian Keuangan juga mencatat realisasi serapan anggaran untuk program MBG telah mencapai Rp 44 triliun hingga 9 Maret 2026. Hingga periode tersebut, program MBG telah menjangkau 61,62 juta penerima.

Berita Lainnya  Gus Yaqut Ditahan KPK, Cak Imin: Enggak Ada Hubungannya Sama Saya

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menerangkan program MBG ini dijalankan melalui 25 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun sebaran penerimanya, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan.

“Pada Februari ini sekitar 50 juta siswa dan 10,5 juta penerima yang non-siswa, seperti ibu hamil, ibu menyusui dan juga lansia,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Bareskrim Ungkap Peredaran Uang Palsu di Purwakarta

PURWAKARTA - Tim Satuan Reserse Mobil Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap kasus dugaan peredaran uang palsu di wilayah Jawa Barat. Dalam pengungkapan kasus ini,...

Kapolres Cilacap ‘Kecipratan’ THR Lebaran dari Bupati Syamsul Auliya

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar pihak-pihak yang menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Bupati Cilacap Syamsul sebelumnya terjaring Operasi...

Gus Yaqut Ditahan KPK, Cak Imin: Enggak Ada Hubungannya Sama Saya

JAKARTA - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, merespons ditahannya eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) oleh KPK atas kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia menegaskan kasus yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan