Selasa, April 28, 2026
spot_img

Bupati Karawang Dukung Transparansi Dana Desa Lewat ‘Program Jaga Desa’

KARAWANG – Dalam rangka mensukseskan program Jaga Garda Desa (Jaga Desa), Jaksa Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung menggelar pertemuan dengan BPD yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Karawang, di kawasan industri KIIC – Karawang, Rabu (11/3/2026).

Jamintel Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani menekankan urgensi program Jaga Desa sebagai instrumen vital untuk mengamankan penggunaan dana desa, agar tetap tepat guna dan tepat sasaran.

“Program Jaga Desa hadir agar penggunaan anggaran negara tepat guna dan tepat sasaran. Kami ingin Jaksa menjadi sahabat perangkat desa dalam berkonsultasi, sehingga ke depannya kita dapat menekan kuantitas perangkat desa yang terjerat tindak pidana akibat ketidaktahuan regulasi,” tutur Reda.

Berita Lainnya  Musrenbang, Pemkab Karawang Tegaskan Kinerja Pembangunan Tunjukan Tren Positif

Kajati Jawa Barat, Hermon Dekristo menyatakan komitmennya untuk memastikan seluruh jajaran Kejaksaan di wilayah Jawa Barat terus mendukung langkah-langkah kolaboratif dalam program Jaga Desa ini.

“Kami berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan Abpednas demi kemajuan desa. Kehadiran Kejaksaan harus dirasakan manfaatnya secara nyata, baik melalui edukasi hukum yang berkelanjutan maupun aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi tinggi kepada Jamintel atas perhatiannya terhadap Kabupaten Karawang.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Jamintel yang telah bersedia melaksanakan program Jaga Desa di Karawang. Kehadiran beliau memberikan rasa aman bagi para perangkat desa kami. Ini adalah kolaborasi yang komprehensif antara penegakan hukum dan pengabdian masyarakat,” kata Aep.

Berita Lainnya  Dorong Inovasi Gizi Generasi Muda, Pemkot Bekasi Gelar Lomba Menu Sehat MBG

Menurut Aep, BPD memiliki peran penting dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan desa. Pasalnya, setiap kebijakan pembangunan desa harus melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan BPD sebagai representasi masyarakat.

Aep mengatakan, kehadiran Jamintel beserta jajaran tentu memberikan semangat bagi keluarga besar ABPEDNAS di Karawang. “Kami berharap dengan tata kelola anggaran yang baik dan bijak, pembangunan desa dapat berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Berita Lainnya  Wali Kota Bekasi Wajibkan Kepala OPD Gunakan Bahasa Inggris Saat Rapat Daring WFH

Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan anggaran desa yang transparan akan turut mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Karawang.

Menurut Aep Karawang merupakan salah satu lumbung padi nasional sekaligus daerah yang memiliki potensi besar di sektor perikanan.

“Dengan tata kelola desa yang baik, kami optimistis pembangunan desa akan semakin kuat dan mendukung ketahanan pangan nasional,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Jelang May Day, Kapolres Karawang: Awas! Provokasi di Medsos

KARAWANG - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026 mendatang, Polres Karawang mulai memperketat pengamanan. Selain kesiapan fisik di lapangan,...

Oknum Ustaz Diduga Cabuli Santriwati hingga Hamil, Warga Demo Pondok Pesantren

KARAWANG - Puluhan warga Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggelar aksi protes terhadap salah satu yayasan pondok pesantren (ponpes), Senin (27/4/2026) malam. Aksi...

Update KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, 14 Orang Tewas dan 84 Luka-luka

KOTA BEKASI - Korban tewas kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84...

Dasco, Raffi Ahmad, Kapolda Metro Jaya hingga Walkot Bekasi Pantau Jalannya Evakuasi Korban

KOTA BEKASI - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad malam ini tiba di lokasi kecelakaan tabrakan KRL dengan Kereta Api Argo Bromo, tepatnya di...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan