Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Diapresiasi KDM, Polres Karawang Berhasil Amankan 5 Pelaku Perburuan Macan Tutul Jawa di Sanggabuana

KARAWANG – Polres Karawang akhirnya berhasil mengamankan 5 pelaku perburuan liar macan tutul jawa (Panthera Pardus Melas) di kawasan hutan wilayah Pegunungan Sanggabuana Kabupaten Karawang – Jawa Barat.

Kelima pelaku diketahui berinisial J, AM, M, A, dan UM, yang berdomisili di sekitar Kabupaten Purwakarta. Para pelaku merupakan kelompok yang biasa berburu di rangkaian Gunung Karadak, Lesang, Haur, dan berakhir di Gunung Opat yang merupakan bagian dari Kawasan Hutan Negara Gunung Sanggabuana.

Dibantu Tim Ekspedisi Macan Tutul Jawa dari Sanggabuana Conservation Foundation (SCF), dengan bukti kamera tersebunyi (kamera trap), akhirnya identitas pelaku diketahui dan langsung diamankan.

Berita Lainnya  Dugaan Suap Proyek, KPK OTT Bupati Cilacap

Dalam menjalankan perburuannya, para pelaku terlihat membawa senjata api jenis dorlok dan membawa anjing pemburu untuk mengetahui keberadaan atau titik sembunyi buruannya.

Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (28/1/2026), Kapolres AKBP, Fiki N. Ardiansyah melalui Kasat Reskrim, AKP M. Nazal Fawwas menyampaikan, setelah dilakukan gelar perkara, justru TKP utama berada di wilayah hukum Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari. Sehingga ditegaskannya, penanganan kasus ini akan dilimpahkan ke Polres Purwakarta untuk penyidikan lebih lanjut.

Namun secara hukum, para tersangka dijerat dengan Pasal 340 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal tersebut mengancam setiap orang yang tanpa izin berburu atau membawa senjata api ke dalam hutan negara. Penyidik menyimpulkan bukti permulaan yang terkumpul sudah cukup untuk menduga terjadinya tindak pidana tersebut.

Berita Lainnya  Polres Purwakarta Ungkap 26 Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Dedi Mulyadi Sampaikan Apresiasi Kinerja Kepolisian

Sementara diketahui, kasus perburuan macan tutul jawa ini sempat menggundang perhatian Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Melalui akun instagram @dedimulyadi71, orang nomor satu di Jawa Barat ini mengungkapkan rasa kekecewaanya.

Namun demikian, KDM menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah berhasil mengungkap kasus perburuan macan tutul jawa di kawasan Hutan Pegunungan Sanggabuana ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda Jabar, Kapolres Karawang, Satuan Reskrim Karawang yang telah mengamankan orang-orang yang diduga melakukan perburuan dan penembakan terhadap hewan yang dilindungi,” tutur KDM.

Berita Lainnya  Demo Tak Ditanggapi, Dedi Mulyadi Malah Sebar Konten Framing Mahasiswa

KDM juga menegaskan bahwa gunung itu merupakan ‘panageuhan’. Artinya, gunung merupakan wilayah penyangga yang harus dijaga.

“Bukan hanya gunungnya, tetapi pengisinya juga harus dijaga. Karena kita mendapat manfaat yang ada di hilirnya,” tandas KDM.***

Ket foto : Edit foto karikatur KDM dan AKBP Fiki N. Ardiansyah.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan