Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

Purwakarta Surplus Beras, Petani Minta HPP Dinaikan

PURWAKARTA – Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memperkuat ketersediaan padi di tengah ancaman cuaca buruk pada musim penghujan. Hasil panen padi menunjukkan tren positif sepanjang 2025 dengan produksi sebanyak  293.111 ton gabah kering atau setara 180.400 ton beras.

Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta, pada 2025 daerah ini mengalami peningkatan hasil panen yang mencapai 293.111 ton gabah kering atau setara 180.400 ton beras. Jumlah itu membuat Purwakarta surplus 60.400 ton beras.

Sementara pada 2024, Hasil produksi gabah kering mencapai 265.893 ton, atau setara dengan 170.464 ton beras. Kala itu daerah ini surplus 50.464 ton beras.

Berita Lainnya  Forum KUB Soroti 'Jalan Butut' yang Dilalui Siswa Inspiratif, Angga : 'Karawang Utara Hanya Diingat saat Musim Kampanye'

Luas panen juga mengalami kenaikan. Pada 2024 luas panen 40.957 hektare bertambah menjadi 42.754 hektare pada 2025.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Hadyanto Purnama mengatakan peningkatan luas tanam ini berdampak langsung pada naiknya hasil produksi gabah kering giling (GKG).

“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, produksi kita mengalami kenaikan cukup signifikan. Pada 2024 produksi GKG mencapai 265.893 ton, atau setara dengan 170.464 ton beras, dan 2025 hasil panen mencapai 293.111 ton gabah kering atau setara beras 180.400 ton,” ungkapnya, Kamis (15/1/2026).

Berita Lainnya  Askun : "Clean and Clear, Bupati Aep Masih Tegak Lurus"

Menurut dia, dengan tingkat konsumsi beras masyarakat Purwakarta sekitar 110 kilogram per kapita, jumlah produksi yang dihasilkan tahun ini sudah jauh melampaui kebutuhan lokal.

“Kalau dilihat dari luas panen dan konsumsi masyarakat, kita jelas mengalami surplus. Produksi tahun ini mencukupi kebutuhan dan bahkan menyisakan stok cadangan,” katanya.

Memasuki musim penghujan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif agar petani terhindar dari potensi gagal panen akibat banjir.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR bidang pengairan untuk memperbaiki drainase dan saluran irigasi supaya tidak jebol ke area sawah,” jelas Hadyanto.

Kenaikan HPP

Berita Lainnya  Instagram Down Saat Demo Mahasiswa, ini Penjelasan Meta

Sementara itu, petani di Kabupaten Purwakarta mengusulkan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dinaikkan menjadi Rp7.000 per kilogram.

Mamad Salah seorang petani di Desa Citalang menyebut angka tersebut dibutuhkan agar petani bisa lebih sejahtera. “Kalau mau petani sejahtera ya HPP gabah harus Rp7.000 per kg. Kami harus menanggung terdapat kenaikan biaya usaha tani,” jelasnya.

Dia menegaskan harga sesuai HPP harus benar-benar dinikmati petani, bukan justru menguntungkan pihak perantara.***

Sumber : MediaIndonesia.com

https://mediaindonesia.com/jabar/berita/850307/purwakarta-surplus-beras-petani-minta-kenaikan-hpp#goog_rewarded

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung agenda inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa Tempat Hiburan Malam (THM), pada Sabtu (13/6/2026) malam. Didampingi Wakil...

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG - Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan 'aksi kucing-kucingan' dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart - tempat hiburan malam (THM) di Jalan...

Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

KOTA BEKASI - Sebanyak enam orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota, karena diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan remaja berinisial SRR...

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan