Sabtu, September 19, 2026
spot_img

Purwakarta Surplus Beras, Petani Minta HPP Dinaikan

PURWAKARTA – Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memperkuat ketersediaan padi di tengah ancaman cuaca buruk pada musim penghujan. Hasil panen padi menunjukkan tren positif sepanjang 2025 dengan produksi sebanyak  293.111 ton gabah kering atau setara 180.400 ton beras.

Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta, pada 2025 daerah ini mengalami peningkatan hasil panen yang mencapai 293.111 ton gabah kering atau setara 180.400 ton beras. Jumlah itu membuat Purwakarta surplus 60.400 ton beras.

Sementara pada 2024, Hasil produksi gabah kering mencapai 265.893 ton, atau setara dengan 170.464 ton beras. Kala itu daerah ini surplus 50.464 ton beras.

Berita Lainnya  Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

Luas panen juga mengalami kenaikan. Pada 2024 luas panen 40.957 hektare bertambah menjadi 42.754 hektare pada 2025.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Hadyanto Purnama mengatakan peningkatan luas tanam ini berdampak langsung pada naiknya hasil produksi gabah kering giling (GKG).

“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, produksi kita mengalami kenaikan cukup signifikan. Pada 2024 produksi GKG mencapai 265.893 ton, atau setara dengan 170.464 ton beras, dan 2025 hasil panen mencapai 293.111 ton gabah kering atau setara beras 180.400 ton,” ungkapnya, Kamis (15/1/2026).

Berita Lainnya  Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

Menurut dia, dengan tingkat konsumsi beras masyarakat Purwakarta sekitar 110 kilogram per kapita, jumlah produksi yang dihasilkan tahun ini sudah jauh melampaui kebutuhan lokal.

“Kalau dilihat dari luas panen dan konsumsi masyarakat, kita jelas mengalami surplus. Produksi tahun ini mencukupi kebutuhan dan bahkan menyisakan stok cadangan,” katanya.

Memasuki musim penghujan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif agar petani terhindar dari potensi gagal panen akibat banjir.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR bidang pengairan untuk memperbaiki drainase dan saluran irigasi supaya tidak jebol ke area sawah,” jelas Hadyanto.

Kenaikan HPP

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

Sementara itu, petani di Kabupaten Purwakarta mengusulkan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dinaikkan menjadi Rp7.000 per kilogram.

Mamad Salah seorang petani di Desa Citalang menyebut angka tersebut dibutuhkan agar petani bisa lebih sejahtera. “Kalau mau petani sejahtera ya HPP gabah harus Rp7.000 per kg. Kami harus menanggung terdapat kenaikan biaya usaha tani,” jelasnya.

Dia menegaskan harga sesuai HPP harus benar-benar dinikmati petani, bukan justru menguntungkan pihak perantara.***

Sumber : MediaIndonesia.com

https://mediaindonesia.com/jabar/berita/850307/purwakarta-surplus-beras-petani-minta-kenaikan-hpp#goog_rewarded

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Geram dan Sindir Pakar : “Saking Pintarnya Jadi Goblok…!”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras kepada pihak yang disebutnya sebagai "pakar", ketika menyampaikan pidato dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional...

Prabowo : “Biaya Pendidikan Sekolah Negeri hingga Universitas Harus Gratis”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan...

Nekat Tanam Ganja di Rumah, ASN di Bandung Diciduk Polisi

BANDUNG - Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berinisial AS (49) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung setelah diduga...

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta klarifikasi terkait pemberian gift atau saweran saat...

Hukum

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan