Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

Respon Gapensi Soal ‘Gagal Bayar’ Rp 621 Miliar Pemprov Jabar

BANDUNG – Kasus gagal bayar Pemprov Jawa Barat terhadap para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan tahun 2025 sebesar Rp 621 karena tidak adanya uang mendapat reaksi terutama dari kalangan pelaku penyedia jasa pekerjaan.

Dalam catatan Pikiran Rakyat, kasus gagal bayar pekerjaan oleh Pemprov Jawa Barat tersebut baru pertama kali terjadi dan pada tahun tahun sebelumny tidak pernah ada.

Gabungan Pelaksanaan Kontruksi Nasionak Indonesia (Gapensi) Provinsi Jawa Barat sebagai wadah pelaku usaha kontruksi memberikan sikap atas kasus gagal bayar tersebut.

Berita Lainnya  Dapat Santunan Baznas, Ratusan Anak Yatim di Bekasi Belanja 'Baju Bedug' di Mall

Ketua BPD Gapensi Jawa Barat Tb. Nasrul Ibnu HR yang dihubungi Pikiran Rakyat mengatakan, pihaknya memahami situasi yang tengah dihadapi Pemprov Jabar sehingga ada kegagalan bayar pekerjaan di tahun 2025 sebesar Rp 621 Miliar.

“Bagi saya, apa yang disampaikan Pak Gubernur sudah cukup jelas. Pak Gubernur cukup tanggap langsung memanggil para para kepala dinas termasuk BPKAD bahwa terkait pembayaran kepada pihak kontraktor akan diselesaikan secepatnya bahkan mulai Januari ini akan dibayarkan,” kata Tb Nasrul.

Berita Lainnya  Kang Jimmy Buka Usaha Kafe Murah Meriah, Yuk Kunjungi!

Nasrul menuturkan, kasus pembayaran tunda ini diakuinya tidak memberi dampak langsung pada operasional usaha para kontraktor terurama bagi penyedia jasa yang tergabung dalam Gapensi Jabar . Karena angota Gapensi memiliki daya tahan dalam menghadapi situasi seperti ini.

“Terlebih Gubernur Dedi Mulyadi secara terbuka telah menyampaikan melalui media sosial bahwa tunda bayar akan segera diselesaikan. Harapannya semua pihak dapat memahami situasi ini termasuk perbankan dan rantai pasok,” ujar Nasrul.

Meski dijanjikan pembayaran pada tahun 2026, namun sampai saat ini belum diketahui secara jelas bagaimana skema pembayaran dan asal sumber uang untuk pembayaran pekerjaan kepada kontraktor sebesar Rp 621 miliar tersebut.

Berita Lainnya  Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

Mengingatkan selain tidak ada uang, juga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 telah disahkan.***

Sumber Artikel berjudul “”, selengkapnya dengan link: https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-019914549/kasus-pemprov-jabar-gagal-bayar-kontraktor-rp-621-miliar-begini-respon-gapensi-jabar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan