Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Respon Gapensi Soal ‘Gagal Bayar’ Rp 621 Miliar Pemprov Jabar

BANDUNG – Kasus gagal bayar Pemprov Jawa Barat terhadap para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan tahun 2025 sebesar Rp 621 karena tidak adanya uang mendapat reaksi terutama dari kalangan pelaku penyedia jasa pekerjaan.

Dalam catatan Pikiran Rakyat, kasus gagal bayar pekerjaan oleh Pemprov Jawa Barat tersebut baru pertama kali terjadi dan pada tahun tahun sebelumny tidak pernah ada.

Gabungan Pelaksanaan Kontruksi Nasionak Indonesia (Gapensi) Provinsi Jawa Barat sebagai wadah pelaku usaha kontruksi memberikan sikap atas kasus gagal bayar tersebut.

Berita Lainnya  Mantan Caleg di Cirebon Paksa Seorang Kakek Berhubungan Sesama Jenis, Pelaku Rekam Adegan untuk Konten Asusila

Ketua BPD Gapensi Jawa Barat Tb. Nasrul Ibnu HR yang dihubungi Pikiran Rakyat mengatakan, pihaknya memahami situasi yang tengah dihadapi Pemprov Jabar sehingga ada kegagalan bayar pekerjaan di tahun 2025 sebesar Rp 621 Miliar.

“Bagi saya, apa yang disampaikan Pak Gubernur sudah cukup jelas. Pak Gubernur cukup tanggap langsung memanggil para para kepala dinas termasuk BPKAD bahwa terkait pembayaran kepada pihak kontraktor akan diselesaikan secepatnya bahkan mulai Januari ini akan dibayarkan,” kata Tb Nasrul.

Berita Lainnya  Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

Nasrul menuturkan, kasus pembayaran tunda ini diakuinya tidak memberi dampak langsung pada operasional usaha para kontraktor terurama bagi penyedia jasa yang tergabung dalam Gapensi Jabar . Karena angota Gapensi memiliki daya tahan dalam menghadapi situasi seperti ini.

“Terlebih Gubernur Dedi Mulyadi secara terbuka telah menyampaikan melalui media sosial bahwa tunda bayar akan segera diselesaikan. Harapannya semua pihak dapat memahami situasi ini termasuk perbankan dan rantai pasok,” ujar Nasrul.

Meski dijanjikan pembayaran pada tahun 2026, namun sampai saat ini belum diketahui secara jelas bagaimana skema pembayaran dan asal sumber uang untuk pembayaran pekerjaan kepada kontraktor sebesar Rp 621 miliar tersebut.

Berita Lainnya  Tersengat Kabel Aliran Listrik, Arak-arakan Sisingaan di Cikarang Utara Tewaskan 3 Kru Kesenian Asal Subang

Mengingatkan selain tidak ada uang, juga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 telah disahkan.***

Sumber Artikel berjudul “”, selengkapnya dengan link: https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-019914549/kasus-pemprov-jabar-gagal-bayar-kontraktor-rp-621-miliar-begini-respon-gapensi-jabar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan Barang di BGN, dari Motor Listrik hingga Sepatu

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku bakal memeriksa seluruh pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN) buntut dugaan kasus korupsi tata kelola program Makan...

Disorot Mendagri, Rp 3,5 Triliun Belanja Pegawai Pemkab Bekasi Urutan Kedua Setelah Kaupaten Bogor

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sampaikan solusi dan langkah terkait pengeluaran APBD untuk belanja pegawai daerah itu agar...

Bawa Isu Nasional hingga Soroti Kepemilikan SPPG oleh Anggota Dewan, Aliansi Mahasiswa Demo DPRD Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, pada Senin (15/06/26) Kedatangan mereka...

ASN di Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah

PURWAKARTA - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di kediamannya di Jalan Patinggi III,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan