Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

PDI Perjuangan Kawal Visi ‘Jabar Istimewa’

BANDUNG – Jajaran Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (30/12/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen kolaborasi dalam mengawal visi pembangunan “Jabar Istimewa” sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru hasil konferensi daerah awal Desember lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Ono Surono menyampaikan bahwa komunikasi politik yang intensif sangat dibutuhkan mengingat tantangan yang dihadapi Jawa Barat saat ini sangat kompleks.

Meski memiliki sejarah politik yang berbeda pada pilgub lalu, Ono menegaskan bahwa kepentingan rakyat adalah prioritas di atas segalanya.

Berita Lainnya  Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

“Silaturahmi ini kan sangat penting. Kami yakin Gubernur Jawa Barat ini menghadapi berbagai macam problem masyarakat di Jabar yang tidak mudah. Sehingga kolaborasi penting dilakukan, termasuk PDI Perjuangan,” ujar Ono usai pertemuan.

Ono menambahkan bahwa PDI Perjuangan melihat adanya keselarasan visi yang signifikan antara program partai dengan arah kebijakan Gubernur saat ini, terutama terkait isu lingkungan dan sosial.

“Banyak berbagai macam hal yang sangat relate sekali dengan program PDI Perjuangan hasil kongres kemarin. Misalnya, terkait dengan pengendalian alih fungsi lahan, penanganan bencana, budaya, hingga toleransi. PDI Perjuangan dan Ono Surono akan menjadi garda terdepan mengawal visi Jabar Istimewa: lembur diurus kota ditata,” tuturnya.

Berita Lainnya  Tipu-tipu Investasi Bodong hingga Miliaran, Pengusaha Konveksi Dilaporkan ke Polda Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi kesediaan PDI Perjuangan untuk bersinergi sekaligus tetap kritis dalam mengawal pemerintahan.

Bagi Dedi, fungsi kontrol dari partai politik adalah bagian dari napas demokrasi yang harus tetap hidup.

“Mengisi ruang kritis di pemerintahan itu kan bagian dari budaya demokrasi karena demokrasi harus ada yang mengkritisi,” ungkap Dedi.

Dedi juga mengakui adanya kedekatan emosional yang kuat dengan keluarga besar PDI Perjuangan, mengingat prinsip-prinsip perjuangan Bung Karno telah lama menjadi landasannya dalam memimpin.

Berita Lainnya  Lebih Berat, Vonis Terdakwa Korupsi Petrogas Karawang Bertambah Jadi 4 Tahun

“Dalam konsepsi ini kita jujur saja, apa yang dilakoni oleh PDIP yang menjadi cita-cita besar gagasan Bung Karno itu sebenarnya sudah saya terapkan sejak lama, sehingga memang punya kedekatan emosional yang kuat,” pungkasnya.***

Sumber : bandunghariini.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan