Sabtu, Juni 13, 2026
spot_img

KAHMI Karawang Tetapkan Tanggal 25 sebagai Momentum ‘Jihad Kemanusiaan’ Lewat Donor Darah

KARAWANG – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Karawang kembali menegaskan perannya dalam gerakan kemanusiaan.

Pada hari ini Rabu (25/12/2025), MD KAHMI Karawang mengajak seluruh sahabat, kader, dan masyarakat Karawang untuk ikut ambil bagian dalam aksi donor darah sebagai wujud nyata jihad kemanusiaan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan stok darah di rumah sakit, donor darah menjadi salah satu ikhtiar paling konkret untuk menyelamatkan nyawa.

Berita Lainnya  PT. PPJM Salurkan 14 Ekor Sapi Qurban kepada Warga Karawang

Setiap tetes darah yang disumbangkan adalah harapan bagi mereka yang tengah berjuang untuk hidup.

Muslim Hafidz M.Si, Koordinator Presidium KAHMI Karawang mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAHMI untuk selalu hadir di tengah persoalan sosial dan kemanusiaan.

“Kami ingin menegaskan bahwa KAHMI tidak hanya berbicara di ruang wacana, tetapi turun langsung dalam aksi nyata. Donor darah hari ini adalah bentuk jihad kemanusiaan—sebuah pengabdian sunyi yang menyelamatkan nyawa dan memperkuat solidaritas sosial di Karawang,” ujarnya.

Berita Lainnya  Perusahaan Ritel di Karawang Nunggak Pajak Hingga Rp 10 Miliar, Askun : "Cabut saja Izinnya"

Ia menambahkan bahwa gerakan ini akan dijadikan agenda rutin.

“Ke depan, setiap dua bulan sekali, tepat pada tanggal 25 akan kami tetapkan sebagai rutinitas jihad kemanusiaan MD KAHMI Karawang. Ini adalah ikhtiar berkelanjutan agar semangat berbagi kehidupan terus terjaga di Karawang,” tegasnya.

Selain membantu pemenuhan kebutuhan darah, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi lintas elemen masyarakat, sekaligus memperkuat nilai gotong royong, empati, dan kepedulian sosial.

Berita Lainnya  FORDAS Cilamaya Berbunga Ajak MUI dan Ormas Islam 'Dakwahkan' Kampanye Lingkungan Hidup Lewat Khutbah Jumat

MD KAHMI Karawang berharap gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak warga untuk terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan, karena dari satu tindakan kecil, lahir dampak besar bagi kehidupan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Presiden Prabowo Disarankan ‘Puasa Pidato’ untuk Redam Kemarahan Rakyat

JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato dalam beberapa...

Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Jabodetabek membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan jalan Jenderal...

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan