SUBANG – Puluhan guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Subang, Jawa Barat mendatangi SMPN 2 Jalancagak, Jumat (7/11/2025) pagi.
Pantauan Tribunjabar.id, mereka datang mengenakan batik khas PGRI dan membawa bendera organisasi sebagai bentuk aksi damai mendukung rekannya, Rana Saputra, guru yang sempat viral usai melakukan tindakan pendisiplinan terhadap siswa.
Ketua PGRI Kabupaten Subang, Aep Saepudin, mengatakan kedatangan para guru bukan untuk memprovokasi, melainkan untuk bersilaturahmi sekaligus menunjukkan wajah PGRI yang menjunjung kebersamaan.
”Insya Allah kegiatan ini untuk bersilaturahmi. Kami ingin menunjukkan bahwa PGRI hadir untuk memperkuat sinergi antara guru dan orang tua.”
“Karena mendidik anak itu bukan hanya tugas guru, tapi juga tanggung jawab orang tua,” ujar Aep kepada wartawan di SMPN 2 Jalancagak, Kabupaten Subang, Jumat (7/11/2025).

Aep menegaskan, pihaknya tetap mendorong para guru agar semangat menegakkan kedisiplinan siswa, namun dengan cara-cara yang lebih mendidik dan humanis.
”Kami tetap menghimbau guru-guru agar disiplin tetap ditegakkan, tetapi tekniknya harus lebih pedagogis.”
“Misalnya memberi tugas membersihkan lingkungan sekolah, itu lebih bermanfaat. Anak jera, sekolah pun bersih,” ucapnya.
Menurut Aep, PGRI telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk memastikan situasi di SMPN 2 Jalancagak kembali kondusif.
Anak yang Ditampar Sudah Sekolah
Ia menyebut siswa yang sempat terlibat dalam insiden itu kini sudah kembali bersekolah seperti biasa.
”Hari ini anaknya sudah masuk sekolah, terlihat enjoy di kelas. Jangan sampai ada tekanan psikologis. Semua pihak sudah sepakat menyelesaikan persoalan ini secara damai,” kata Aep.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Solidaritas Guru PGRI Datangi Sekolah di Subang Bawa Bendera, Dukung Guru Rana, https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1153906/solidaritas-guru-pgri-datangi-sekolah-di-subang-bawa-bendera-dukung-guru-rana.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Ravianto










