Rabu, April 15, 2026
spot_img

Setelah Kalah di Pilkada, Acep Jamhuri Mau Masuk Parpol?

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Asep Agustian SH.MH, Promotor pencalonan Drs. H. Acep Jamhuri M.Si di Pilkada 2024 menyebut, setelah kalah di Pilkada, Acep Jamhuri ada kemungkinan masuk partai politik (parpol).

Direktur Advokasi Acep-Gina ini menjelaskan alasan Acep-Gina tidak melakukan langkah gugatan Pilkada ke MK. Alasannya, bukan karena persoalan tidak ada biaya untuk gugat ke MK.

Tetapi karena Acep ingin realistis, dengan kekalahan Pilkada 10% dengan perolehan suara Aep-Maslani.

Berita Lainnya  Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

“Acep tidak kabur, Acep masih ada, tidak sakit, Acep itu petarung. Acep sudah menerima secara legowo, bahkan mengajak untuk mendukung pemerintahan Aep-Maslani,” tutur Asep Agustian SH.MH, Selasa (10/12/2024).

Disampaikan Askun (sapaan akrab), hari ini Acep Jamhuri kalah di Pilkada. Tetapi mungkin akan menjadi kemenangan yang tertunda untuk Pilkada berikutnya.

“Bisa jadi Acep mencalonkan kembali. Acep tuh petarung, kan Pak Prabowo jadi Presiden juga bukan hanya sekali pencalonan,” katanya.

Berita Lainnya  Bangun Sekretariat Partai Demokrat Pakai Kantong Pribadi, Haji Oma : Semoga Jadi Amal Jariyah

Ditegaskan Askun, sampai hari ini Acep jamhuri tetap menjaga hubungan harmonis dengan partai pengusung ataupun relawan.

Dan Acep Jamhuri sudah menyampaikan selamat untuk kemenangan Aep-Maslani. “Insh Allah dipimpin beliau, Karawang lebih maju,” timpalnya.

Disinggung kemana karir Acep Jamhuri selanjutnya, Askun menyampaikan ada kemungkinan Acep masuk parpol, disamping usaha yang masih dijalaninya.

“Acep akan masuk parpol. Usaha pun beliau tetap usaha, yang pasti Pak Acep akan berkontrihusi untuk kemajuan Karawang,”

Berita Lainnya  Kembali Menguji Kepemimpinan Tokoh Muda PDIP Karawang

“Bisa masuk ke parpol ya, usaha ya!.
Ke depan mencalon lagi, ya bisa saja,” tutup Askun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan