Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Setelah Kalah di Pilkada, Acep Jamhuri Mau Masuk Parpol?

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Asep Agustian SH.MH, Promotor pencalonan Drs. H. Acep Jamhuri M.Si di Pilkada 2024 menyebut, setelah kalah di Pilkada, Acep Jamhuri ada kemungkinan masuk partai politik (parpol).

Direktur Advokasi Acep-Gina ini menjelaskan alasan Acep-Gina tidak melakukan langkah gugatan Pilkada ke MK. Alasannya, bukan karena persoalan tidak ada biaya untuk gugat ke MK.

Tetapi karena Acep ingin realistis, dengan kekalahan Pilkada 10% dengan perolehan suara Aep-Maslani.

Berita Lainnya  Ada Oknum Jual Nama KDM, Abang Ijo : "Bang Jo Khodam-nya Dedi Mulyadi"

“Acep tidak kabur, Acep masih ada, tidak sakit, Acep itu petarung. Acep sudah menerima secara legowo, bahkan mengajak untuk mendukung pemerintahan Aep-Maslani,” tutur Asep Agustian SH.MH, Selasa (10/12/2024).

Disampaikan Askun (sapaan akrab), hari ini Acep Jamhuri kalah di Pilkada. Tetapi mungkin akan menjadi kemenangan yang tertunda untuk Pilkada berikutnya.

“Bisa jadi Acep mencalonkan kembali. Acep tuh petarung, kan Pak Prabowo jadi Presiden juga bukan hanya sekali pencalonan,” katanya.

Berita Lainnya  'Perang Dingin' Dugaan Sengketa Piutang Rp 35 Miliar, Abang Ijo Tolak Kompensasi Proyek APBD

Ditegaskan Askun, sampai hari ini Acep jamhuri tetap menjaga hubungan harmonis dengan partai pengusung ataupun relawan.

Dan Acep Jamhuri sudah menyampaikan selamat untuk kemenangan Aep-Maslani. “Insh Allah dipimpin beliau, Karawang lebih maju,” timpalnya.

Disinggung kemana karir Acep Jamhuri selanjutnya, Askun menyampaikan ada kemungkinan Acep masuk parpol, disamping usaha yang masih dijalaninya.

“Acep akan masuk parpol. Usaha pun beliau tetap usaha, yang pasti Pak Acep akan berkontrihusi untuk kemajuan Karawang,”

Berita Lainnya  'Perang Dingin' Dugaan Sengketa Piutang Rp 35 Miliar, Abang Ijo Tolak Kompensasi Proyek APBD

“Bisa masuk ke parpol ya, usaha ya!.
Ke depan mencalon lagi, ya bisa saja,” tutup Askun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

Hukum

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan