Selasa, September 15, 2026
spot_img

Saat Dedi Mulyadi Beri Uang Rp 2 Juta ke PSK, Bukan untuk Check in, Tapi…

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menertibkan sejumlah bangunan liar (bangli) di sepanjang Perkebunan Karet Wangunreja Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (19/4/2025).

Tak ayal, sebuah warung remang-remang yang diduga menjadi tempat mangkal Pekerja Seks Komersial (PSK) juga menjadi target penertiban bangli di atas tanah milik PU Provinsi Jawa Barat ini.

Ada momentum unik ketika Dedi Mulyadi mendatangi sebuah warung esek-esek dan mengajak seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) mengobrol.

Dengan bawaan santai, Dedi mencoba membuat suasana penertiban itu tidak tegang.

Dalam obrolannya dengan PSK itu, Dedi Mulyadi menanyakan sejumlah hal. Termasuk, tarif sekali kencan ketika PSK itu melayani pelanggan

Bukan tanpa alasan, Dedi menanyakan tarif tersebut adalah untuk memberi PSK itu uang. Bukan untuk check in, tapi agar sang PSK bisa pulang sebagai ganti dari penghasilannya sebagai PSK.

Berita Lainnya  Driver GOKAR Dapat Kemudahan KPR, Founder Langsung Diminta Siapkan MOU dengan BTN Karawang

Teteh di sini sama siapa ?” tanya KDM dikutip dari unggahan media sosial KDM, Minggu (20/4/2025).

PSK itu sambil menutup wajahnya karena malu mengaku dia tinggal bersama Mamah Tati. Mamah Tati ini juga merupakan pemilik tempat dan bangunan liar tersebut.

Dari obrolan itu juga terungkap bahwa PSK tersebut merupakan seorang janda yang sudah tiga kali menikah namun tak punya anak.

Dia mengaku tak punya pekerjaan sehingga bergabung dengan Mamah Tati.

“Teh jujur sama saya, berapa kalau langganan ke sini?,” tanya KDM.

Berita Lainnya  Proyek Normalisasi Kali Apur Rusak Pagar Rumah Warga, Kontraktor Diminta Tanggungjawab

“Enggak pak,” kata si PSK itu malu-malu tak mau menjawab.

Dedi pun menjelaskan maksud dia menanyakan tarif sekali kencan.

“Maksud saya teteh kan harus pulang dulu, tempatnya kan mau kita bongkar, saya kan harus ngasih bekel teteh pulang,” kata KDM.

Karena si PSK ini tidak mau menjawab, KDM pun hanya bisa mengira-ngira untuk memberinya uang.

KDM pun memberinya uang Rp 2 Juta plus uang tambahan ongkos pulang dan itu diterima oleh si PSK tersebut.

PSK tersebut pun kaget dan berterimakasih kepada Dedi Mulyadi

“Teteh pulang dulu, tempatnya mau kita rapikan,” ucap KDM.

Selain tempat prostitusi, di barisan bangunan yang sama KDM didampingi Bupati Subang juga menemukan adanya warung sekaligus rumah tanpa izin yang dihuni janda.

Berita Lainnya  LSM Laskar NKRI Ancam Kembali Kepung PT. SAI, Jika Aspirasi Warga Tak Dipenuhi

Pada kesempatan itu, Dedi Mulyadi memulai penertiban dengan mengunjungi sebuah toko material yang digunakan membuat kusen dan pintu rumah.

Dedi Mulyadi menitipkan pesan untuk bertemu dengan pemilik toko di lain waktu.

Setelah itu, Dedi Mulyadi melanjutkan perjalanan ke sebuah warung kecil.

Ia menanyakan status bangunan tersebut ke pemiliknya, seorang ibu yang mengaku mengontrak tempat itu seharga Rp 250 ribu.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan