Selasa, Juli 7, 2026
spot_img

Prabowo Mau Bangun Kampung Indonesia Dekat Masjidil Haram

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana Indonesia membangun kampung Indonesia untuk jemaah haji dan umrah di Arab Saudi. Prabowo mengungkapkan Perdana Menteri Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) menyambut positif.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah, Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (4/5/2025). Prabowo didampingi jajaran Kabinet Merah Putih.

“Saya juga sudah minta waktu untuk ketemu pimpinan negara Kerajaan Arab Saudi. Di situ saya akan membahas upaya kita, permintaan Indonesia, yang sudah saya sampaikan kepada Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman,” kata Prabowo.

Berita Lainnya  Tuai Banyak Pujian, Luna Maya Bangun Gedung Taman Kanak-kanak di NTT

Kampung Indonesia untuk jemaah haji dan umrah rencananya akan dibangun dekat dengan Masjidil Haram. Prabowo mengatakan reaksi Pangeran MBS positif untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Terakhir saya jumpa dengan beliau saya mengajukan niat Indonesia untuk membangun suatu perkampungan Indonesia di Tanah Suci yang sedekat-dekatnya tentunya dengan Masjidil Haram. Reaksi beliau waktu itu cukup positif, beliau sampaikan ‘Mari direncanakan secara teknis dengan baik’,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam waktu dekat akan berangkat ke Saudi untuk membicarakan lebih lanjut kampung Indonesia untuk jemaah haji dan umrah. Alasan rencana pembangunan kampung Indonesia agar biaya haji dan umrah dapat dipangkas.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

“Kita akan berangkat lagi, supaya kita bisa secepatnya, seandainya dapat disetujui oleh Kerajaan Arab Saudi, insyaallah kita akan punya perkampungan sendiri dan kita akan bikin efisien penerbangan, Garuda juga saya minta efisien, dilakukan semua upaya untuk menghilangkan hal-hal yang tidak perlu,” imbuhnya.

Sumber : Detik

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan